12/07/05

Presiden SBY terima menantu

SBY Ngunduh Mantu
Tak Ada Mantan Presiden yang Hadir

<<< SUNGKEMAN: Pasangan Agus Harimurti dan Anissa Pohan melaksanakan sungkeman kepada orang tua mempelai putra usai melaksanakan akad nikah Jumat (8/7). (57) - SM/Antara



Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terlihat sumringah saat melaksanakan perhelatan putera pertamanya, Lettu Infantri Agus Harimurti Yudhoyono yang menikahi bintang iklan dan presenter televisi, Annisa Larasati Pohan. Ketika memberikan sambutan singkat sebelum acara ngunduh mantu di halaman Istana Kepresidenan Bogor itu dimulai, Yudhoyono mengatakan dirinya bangga atas perkawinan yang terjadi antara puteranya dengan Annisa Pohan.

"I'm just the proud father of Agus and father-in-law of Annisa," kata Yudhoyono yang menyampaikan sambutan selamat datang dalam dua bahasa, Indonesia dan Inggris.

Dengan mengenakan beskap hijau tua dan kain warna coklat dan blangkon warna senada, Yudhoyono meminta doa restu dari hadirin bagi Agus dan Annisa dan meminta maaf kepada para tokoh dan masyarakat karena mau tidak mau harus membatasi jumlah undangan dengan alasan keterbatasan tempat.

Sementara itu, sebelumnya dalam jumpa pers menjelang resepsi, Yudhoyono saat menjawab pertanyaan wartawan mengatakan dirinya yakin Annisa mampu menjalani kehidupan sebagai isteri Agus Harimurti, yang memiliki kehidupan keprajuritan yang disebutnya khas.

"Annisa adalah pilihan yang tepat dari anak saya, bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan keprajuritan yang memerlukan banyak pengorbanan karena sering ditinggal bertugas atau latihan," kata Yudhoyono.

Annisa menyatakan siap menanggung konsekuensi sebagai isteri prajurit, termasuk jika Agus harus bertugas ke daerah. "Kami saling menghargai profesi masing-masing. Kalau Mas Agus harus ke luar daerah, saya siap," katanya.

Sebelum resepsi, Agus dan Annisa pada pukul 18.30 di Ruang Garuda, Istana Bogor, mengikuti upacara Pedang Pora yang digelar oleh teman-teman seangkatan Agus lulusan Akedemi Militer tahun 2000, dengan inspektur upacara Pangkostrad Letjen TNI Hadi Waluyo. Pedang Pora merupakan prosesi kemiliteran sebagai bentuk penghormatan kepada anggota militer yang memasuki jenjang perkawinan.

Agus, yang kelahiran Bandung, 10 Agustus 1978 itu, adalah lulusan terbaik Akademi Militer tahun 2000 dan mendapatkan Bintang Adhi Mahayasa, bintang yang sama yang direbut ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono pada 1973.

Saat ini Lettu Inf Agus menjabat sebagai Komandan Peleton Kompi C Batalyon Infantri (Yonif) 305 Kostrad di Karawang, Jawa Barat.

Dalam upacara yang dihadiri kalangan terbatas itu, terlihat sejumlah tokoh, antara lain Kasad Letjen TNI Joko Santoso, mantan Kasad Jenderal Ryamizard Ryacudu, Ketua DPD Ginandjar Kartasasmita, mantan Wapres Try Sutrisno, pengusaha Bob Hassan, dan Menlu Timtim Ramos Horta.

Resepsi di halaman belakang Istana Bogor di dalam tenda raksasa itu sendiri dimulai pada pukul 19:00 WIB, dihadiri oleh ribuan undangan. Namun, di antara tamu undangan tidak ada satu pun mantan presiden RI yang hadir.

Di taman depan tempat resepsi terdapat karangan bunga kiriman keluarga Megawati Soekarnoputri.

Karangan bunga dengan papan putih berukuran 40X50 cm itu bertuliskan "Kepada Ananda Berdua, Agus dan Annisa, Selamat Menempuh Hidup Baru. Tertanda Keluarga Taufiq Kiemas".

Agus, yang berseragam TNI lengkap, dan Annisa dengan kebaya warna hijau muda, menduduki pelaminan terbuat dari kayu berukir, yang ditempatkan di atas panggung, diapit oleh Yudhoyono dan Ani Yudhoyono di sebelah kanan, dan Aulia Pohan-Yani Pohan di sebelah kiri mereka.

Ruang resepsi itu sendiri diisi dengan meja-meja yang menyajikan berbagai macam hidangan.

Di sekitar panggung hiburan, misalnya, para tamu undangan dapat menikmat berbagai menu makanan khas dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Soto Bangkok, Soto Bogor, Pempek dan Roti Canai.

Di samping kiri pelaminan, dihidangkan berbagai masakan Jepang, seperti sashimi, sukiyaki dan sushi. Konon Annisa, sang mempelai wanita, sangat menyukai masakan Jepang, karena walaupun dilahirkan di Boston, AS, ia juga sempat menghabiskan masa kecilnya di Jepang.

Bagi para tamu undangan yang sangat-sangat penting (VVIP), disediakan ruangan makan khusus di sebelah kiri pelaminan.

Acara resepsi, selain diiringi dengan tabuhan gamelan Jawa, juga dimeriahkan dengan hiburan oleh pentolan kelompok musik Dewa, Ahmad Dani, Maia Ratu, serta sejumlah artis lainnya yang diiringi band pimpinan Purwacaraka.

Tak Ganggu Aktivitas

Pada pukul 17.30 WIB SBY bersama dengan besan dan kedua mempelai muncul di beranda belakang Istana Bogor untuk memberikan keterangan pers.

Tampil dengan mengenakan beskap pakaian adat khas Yogyakarta warna biru tua kehijauan, SBY, Aulia Pohan dan Edi Baskoro Yudhoyono yang tidak lain adalah adik kandung dari Agus Harimurti Yudhoyono mempelai pria yang saat ini sedang berbahagia.

NY. Ani Yudhoyono dan Ny Aulia Pohan pun tampil dengan mengenakan warna yang sepadan dengan suaminya dan berpakaian adat Jogja hanya saja lebih muda dari pakaian yang dikenakan oleh suaminya.

Sementara itu, Annisa Pohan tampil dengan mengenakan adat Jawa Jogya dengan warna biru tua kehijauan yang jauh lebih muda.

Sedangkan Agus Harimurti mengenakan pakaian prajurit dengan baret warna hijau.

Tentang Annisa Pohan, yang sekarang menjadi menantunya, SBY mengatakan bahwa tentu ini adalah pilihan terbaik dari anaknya.

Annisa sendiri tambahnya, menyatakan bahwa ia sudah menjalani hubungan dengan Agus selama satu tahun. "Selama itu mereka sudah menjajagi dan mempelajari profesi ma-sing-masing dan mencocokan persamaan diantara mereka," ujarnya.

Sementara itu, Annisa menyatakan bahwa Agus sudah mencintai profesinya sebagai artis.

Pun demikian dengan Annisa. Sehingga tidak ada masalah bagi keduanya.

"Kalau misalnya konsekuensi saya harus ikut suami untuk tugas ke luar daerah saya sudah siap. Apapun konsekuensinya. Sebagai seorang istri prajurit saya siap." katanya.

Dalam jumpa persnya, SBY menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang dengan berbagai pertimbangan tidak bisa diundang menghadiri resepsi pernikahan kali ini. Dalam kesempatan itu, SBY juga sempat memohonkan doa restu untuk anaknya.

Sedangkan kaitannya dengan semangat antikorupsi, kepala negara meyakinkan bahwa tidak ada sesuatu yang perlu dicurigai karena ia justru memimpin langsung penegakan pemerintah yang bersih.

"Karena itu jika ada yang tidak tepat dalam pemberian hadiah dalam pernikahan ini saya tidak akan terima meskipun niatnya baik," katanya.

Gosip 2 Miliar, Ngambek

SBY sempat tertegun saat ada pertanyaan dari seorang wartawati infotainment yang menohok menanyakan gosip biaya pernikahan yang konon mencapai Rp 2 miliar. Wartawati itu sempat memperta-nyakan akuntabilitas biaya pernikahan pada publik. Mendapat pertanyaan seperti itu, SBY pun menjawab bahwa gosip itu tidak benar.

Dia kembali mempertanyakan apa sudah pada tempatnya apabila acara keluarga harus dipertanggungjawabkan pada publik dalam suasana demikian. "Saya akan mempertanggungjawabkan dana ini sebaik-baiknya. Saya tidak mungkin mengambil satu sen pun dari uang rakyat atau uang negara. nanti akan saya jelaskan jika ada sesuatu yang ganjil," katanya.

Akibat pertanyaan dari war-tawati tadi, wartawan yang seharusnya masih bisa bertanya panjang lebar, tidak dapat terlaksana karena SBY keburu ngambek.

"Terima kasih rekan-rekan, sayang sekali waktunya banyak namun karena pertanyaan yang menyangkut akuntabilitas tadi nanti kita mengobrol lain waktu saja," katanya. (Fauzan Djayadi, Ali Imron Hamid-48)


Jul 09 14:23 UPACARA" PEDANG PORA" UNTUK AGUS HARIMURTI YUDHOYONO

Jakarta (ANTARA News) - Sehari setelah upacara akad nikah Agus Harimurti, putera sulungnya dengan artis Annisa Larasati Pohan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Sabtu malam akan menggelar resepsi pernikahan kedua mempelai di Istana Bogor, Jawa Barat.

"Pedang Pora" adalah acara utama yang akan mengisi rangkaian upacara resepsi pernikahan Lettu Infantri Agus Harimurti Yudhoyono dan Annisa Pohan.

Pedang Pora itu sendiri adalah sebuah tradisi yang dilakukan terhadap setiap lulusan Akademi Militer saat mereka melangsungkan pernikahan, termasuk bagi Agus, yang saat ini bertugas di Batalyon Infanteri (Yonif) Lintas Udara (Linud) 305/Tengkorak Kostrad, Karawang, Jawa Barat.

Upacara bagi pasangan Agus dan Annisa akan dilaksanakan oleh teman-teman seangkatan Agus dari Akmil lulusan tahun 2000 itu di Ruang Garuda, Istana Bogor, pada pukul 18:30 WIB.

Hanya keluarga kedua mempelai dan undangan sangat terbatas yang akan mengikuti upacara tersebut.

Menurut rencana bertindak sebagai petugas upacara Pedang Pora adalah Kolonel Infanteri Herominus Guru sementara Inspektur Upacara adalah Pangkostrad Letjen TNI Hadi Waluyo.

Selain acara "Hunus Pedang", pembentukan formasi oleh 17 perwira TNI serta "Payung Pora", upacara Pedang Pora juga akan diisi dengan pemasangan cincin kawin oleh Lettu Agus dan Annisa, penyerahan pakaian Persit, serta pembacaan puisi.

Upacara akan ditutup dengan laporan komandan Pora kepada kedua mempelai dan laporan pemimpin upacara kepada Inspektur Upacara.

Usai upacara, resepsi pernikahan bagi 2.000 undangan akan digelar mulai pukul 19:00 di halaman belakang Istana Bogor.

Sebelumnya, pada Kamis (8/7), Lettu Agus Harimurti Yudhoyono dan Annisa Larasati Pohan telah melaksanakan akad nikah di kediaman orangtua Annisa, Aulia Pohan, di Jalan Senopati No 8, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Akad nikah tersebut dipimpin oleh penghulu Anwar Saadi, yang merupakan kepala Kantor Urusan Agama Kebayoran Baru.

Wakil Presiden Jusuf Kalla pada acara akad nikah tersebut bertindak sebagai saksi mempelai putera, sementara saksi untuk mempelai putri adalah mantan Gubernur Bank Indonesia, Arifin Siregar.

Kedua mempelai pada rangkaian akad nikah itu mendapatkan nasihat perkawinan dari Abdullah Gymnastiar, atau yang dikenal sebagai Aa Gym.(*)

Berita Terkait:



8/07/05

`Saya kahwin lebih penuhi kehendak isteri'

Oleh MARZUKI YUSOFF

BESUT 6 Julai - ``Berkahwin lebih daripada satu bukanlah semata-mata kehendak nafsu saya tetapi ia lebih kepada memenuhi permintaan isteri-isteri saya,'' jelas Ariffin Muhamad, 65, atau dikenali dengan gelaran Ayah Pin.

Katanya, jika diikutkan kemahuannya cukuplah sekadar beristeri satu sahaja dan bukannya dua, tiga atau empat seperti mana yang dimilikinya sekarang.

``Isteri pertama saya (Che Minah Ramli, 58) sendiri yang memilihkan saya jodoh kedua iaitu Zaharah Awang, 45. Mereka berdua pula kemudian mencarikan isteri ketiga buat saya iaitu Ruzilan Mokhtar, 41.

``Ketiga-tiga mereka pula mencarikan saya jodoh keempat iaitu Nik Kamariah Nik Pah, 33. Kalau tanya saya, satu isteripun dah tak larat, tetapi saya perlu hormat permintaan isteri-isteri saya,'' katanya di sini, hari ini.

Isteri pertama, kedua dan keempat kesemuanya berasal dari Pasir Puteh, Kelantan manakala isteri ketiga pula berasal dari Jerangau, Dungun.

Dalam pada itu, Ayah Pin mengakui pernah menceraikan isteri keempatnya sebelum ini, Aziam Ariffin kira-kira 20 tahun lalu berikutan bekas isterinya itu mahukan perhatian yang lebih daripadanya.

``Perceraian saya dengan Aziam berlaku dalam keadaan baik dan kami tidak bergaduhpun.

``Saya juga pernah menceraikan isteri ketiga (bukan Ruzilan) beberapa tahun lalu dan dia kemudian berkahwin lain dan telah meninggal dunia,'' ujarnya.

Menyentuh mengenai rahsia rumah tangganya, Ayah Pin berkata, dia tidak pernah melebihkan mana-mana isteri sebaliknya memberikan kasih sayang dan belaian sama rata terhadap semua isterinya.

``Kita orang lelaki ini kenalah pandai dan adil. Kalau tidak mereka lari,'' katanya.

Pautan:
http://ayah-pin.blogspot.com/

4/07/05

Isteri tertekan suami ‘cepat tewas’

Wanita & Seks: Isteri tertekan suami ‘cepat tewas’
Bersama Dr Mohd Ismail Tambi
dr_tambi@yahoo.com.my

SAYA baru melangsungkan perkahwinan dua bulan lalu. Masalah saya ialah suami saya terlalu cepat klimaks sedangkan saya baru saja mahu "mula". Suami hanya berjaya melakukan dua atau tiga tusukan sudah tewas ini menyebabkan saya tertekan. Bagaimanakah cara atau kaedah untuk saya cadangkan kepada suami demi kebahagiaan kami.

ISTERI MUDA,
Melalui e-mel

MEMANG tanggungjawab kedua-dua pasangan kelamin itu bekerjasama bagi memastikan pasangan mereka menikmati kepuasan yang mereka hajatkan, bukan sekadar melakukan tanggungjawab saja dan tidak mendapat maklum balas dari pasangan.

Suami perlu melakukan sentuhan intim yang dapat menimbulkan keseronokan kepada isteri. Apabila isteri dalam keadaan terangsang, ereksi disalurkan ke dalam faraj apabila isteri telah bersedia dan bukan sebelum itu. Isteri perlu memberi isyarat yang dia telah bersedia untuk hubungan seksual penetrasi dan suami lakukan gerakan secara terkawal dengan mengemut lubang najis (macam menahan kencing) dapat memberi peluang yang mencukupi kepada isteri merasa puas dengan sentuhan itu.

Lama kelamaan jika gerakkan zakar ke dalam faraj dilakukan secara mengawalnya iaitu bergerak dalam keadaan suami kemut sudah tentu daya kawalan ejakulasi akan dapat dipertingkat Jika suami terpancut awal pastikan dia dapat mengulangi hubungan seksual itu kemudian kerana ejakulasi kedua lebih terkawal. Isteri perlu bersabar dan tidak menambah tekanan yang dialami suami. Mungkin apabila suami dapat mengawal sensitiviti anggota kemaluannya, maka masalah cepat klimaksnya dapat dikurangkan. Lama kelamaan suami akan dapat memanjangkan sentuhan intim itu dan memberi kepuasan yang diharapkan. Suami perlu merujuk kepada doktor jika masih tidak dapat mengawal daya ejakulasi dan masih kekal dengan keadaan cepat klimaks itu.

Pasangan wanita perlu faham yang suaminya masih baru dalam hal hubungan seksual dan perlu masa untuk mengawal diri dan perasaan syahwat untuk mengatasi keadaan cepat klimaks itu. Kadangkala suami tidak tahu dia cepat klimaks jika perkara itu tidak dijelaskan kepadanya. Dalam kajian yang pernah dijalankan oleh pakar seksual, kebanyakan lelaki klimaks selepas dua minit jika dikira dari waktu geselan kemaluan dilakukan sehingga kemuncak suami! Ada juga keadaan isteri mencapai klimaks begitu cepat dan kerap dan terasa amat letih sebelum suami selesai klimaks. Jadi soal klimaks cepat boleh berlaku kepada kedua-dua pihak.

Jika suami yang cepat memuncak, suami perlu diberi tahu dan diajak berjumpa doktor untuk dipulihkan. Rawatan moden yang sedia ada dapat menangani masalah tersebut dengan baik. Berjumpa orang yang tidak bertauliah seperti dukun atau tukang urut boleh memanjangkan masalah itu dengan rekaan dan cerita karut mereka. Suami isteri perlu bekerjasama untuk menjayakan keintiman seksual dan tidak cepat putus asa. Salah satu pendekatan rawatan yang boleh dicuba suami ialah menggunakan cincin zakar yang dipasang pada pangkal zakar ketika ereksi.

Alat ini akan memantapkan ereksi dan meningkatkan daya kawalan. Maklumat lanjut mengenai alat ini boleh layari laman www.drismailtambi.com

Perkahwinan tanpa hubungan seks

Wanita & Seks: Sekadar bercumbu tetapi mahu anak
Bersama Dr Mohd Ismail Tambi
dr_tambi@yahoo.com.my

SAYA berumahtangga selama enam tahun tanpa cahaya mata. Saya tidak mengamalkan ubat pencegah kehamilan. Masalah utama, sudah hampir dua tahun kami tidak melakukan hubungan seks. Kami saling sayang menyayangi, sering bercumbuan dan berpelukan, namun tidak sampai ke hubungan seks. Kami tidak tahu puncanya.

Sebelum ini semuanya seperti biasa, namun masalah ini semakin memberikan tekanan. Kami telah cuba pergi bercuti bagi mengubah mood namun tidak berjaya. Kami berdua mahukan anak dan mahukan kehidupan normal sebagai suami isteri.

MELINDA,
Melalui e-mel

HAIWAN mempunyai masa yang tetap untuk bersetubuh dan pusingan syahwat ini dikenali sebagai 'estrus cycle' dan ketika itu haiwan jantan akan menggoda haiwan betina yang ketika itu cukup bersemangat.

Putaran 'estrus' ini penting untuk kesinambungan spesies binatang itu dan jika ada halangan kepada putaran itu, mungkin spesies binatang ini akan pupus!

Manusia pula tidak mempunyai putaran estrus dan berkemampuan untuk bersetubuh pada bila-bila masa, tidak kira siang atau malam. Jika kedua-dua pasangan manusia itu berhajatkan sentuhan intim, tindak balas syahwat akan berlaku dan hubungan penetratif seksual boleh dilakukan dengan syarat ereksi dapat mencapai tahap yang padat dan berkemampuan untuk disalurkan ke dalam faraj dan faraj dalam keadaan bersedia dan lega untuk menerima kemasukan zakar.

Sudah tentu lelaki yang mengalami masalah ereksi iaitu tidak dapat mencapai ketegangan atau ketegangan tidak kekal dan layu ketika hendak disalurkan ke dalam faraj gagal untuk melakukan seks penetratif.

Sama juga jika wanita itu tidak bersedia, faraj sempit dan kering dan anggota kemaluan kuncup dan tidak mengebu (kegebuan anggota sulit perempuan akan berlaku apabila banyak darah masuk ke dalamnya ketika wanita itu terangsang! Jika tidak terangsang atau dalam keadaan seriau, perkara yang sebaliknya akan berlaku, kehilangan kegebuan dan kekeringan faraj!) kemasukan zakar sukar dan menyakitkan kedua-dua pasangan.

Jadi masalah mati pucuk dan mati putik wanita perlu diselesaikan secepat mungkin supaya hubungan seksual dapat dilakukan kembali.

Ada juga pasangan tidak dapat mencapai rangsangan syahwat kerana tidak lagi ghairah dengan apa yang dilakukannya. Dalam hal ini mereka berdua perlu berusaha untuk menangani masalah tersebut dan bincang secara terbuka, cara bagaimana mereka dapat memberi kerjasama kepada pasangan supaya perasaan syahwat kembali bergelora.

Perkara seperti memakai pakaian yang seksi, wangian yang merangsangkan dan sentuhan erotik yang boleh dilakukan seperti urutan erotik kepada tubuh badan yang merangsangkan syahwat boleh dilakukan, termasuk juga seks oral yang merangsangkan sesetengah individu. Jika pasangan memerlukan bantuan untuk mencapai ereksi yang lebih mantap kerana mengalami masalah dalam bidang itu, itu pun boleh diselesaikan dengan berjumpa doktor untuk mendapat ubat PDE-5 inhibitor saperti Viagra,Levitra atau Cialis.

Sama juga untuk lelaki yang mengalami cepat klimaks, kini terdapat pelbagai kemudahan saperti cincin zakar(cincin KANDA www.drismailtambi.com) atau ubat untuk tingkatkan kawalan ejakulasi.

Jika masalah yang dialami pasangan sebenarnya ada kaitan dengan perilaku seksual yang luar tabii seperti terangsang dengan kaum sejenis atau tubuh kaum sejenis atau mempunyai fetishes tertentu (misalnya suka pakai pakaian dalam perempuan) atau suka dengan seks ganas (BDSM atau Bondage,Dominance,Sadism dan Masochism) seperti menambat atau mengikat pasangan sebelum bersetubuh atau memukul pasangan untuk naik semangat, sudah tentu amalan biasa tidak mencukupi, maka hubungan seksual menjadi hambar!

Terdapat juga keadaan yang mana salah satu pasangan mempunyai naluri kepada kaum sejenis dan mengawal perasaan itu sehingga suatu ketika dia tidak dapat lagi berolok-olok dengan pasangan dan tidak lagi dapat melakukan hubungan seksual dengan pasangan.

Manusia mempunyai seruan naluri dan nafsu syahwat berkekalan, Jika ada gangguan, individu yang mengalami masalah, perlu berjumpa pakar dan menjalani pemeriksaan dan rawatan yang sewajar. Mendiamkan diri bertahun-tahun dengan harapan ia akan pulih bukan suatu perbuatan yang bijak. Hubungan seksual bukan sekadar untuk mendapat zuriat.

Ia juga untuk mengeratkan hubungan silaturahim antara pasangan. Keadaan ini mungkin sesuai untuk pasangan yang mengelakkan hubungan itu, tetapi ia memberi tekanan kepada pasangan yang berkehendakkannya. Jangan biarkan perkara ini berlarutan, elok jumpa pakar dan dapatkan rawatan sewajarnya. Tidak guna mendapat anak jika tiada kemesraan pasangan itu. Selesaikan masalah hubungan seks hambar itu secepat mungkin.

2/07/05

Diana pernah desak Charles kahwini Camilla

LONDON: Mendiang Puteri Diana didakwa pernah menggesa bekas suaminya, Putera Charles mengahwini kekasih lamanya, Camilla Parker Bowles.
Pendedahan mengejutkan itu dibuat dalam buku terbaru Diana:The Last Word tulisan pakar terapi Puteri Wales itu, Simone Simmons. Petikan bersiri hasil tulisan itu disiarkan akhbar Britain, The Sun.
Kenyataan Diana itu, jika benar, sememangnya mengejutkan kerana ibu Putera William dan Putera Harry itu diketahui menuduh Camilla sebagai punca kemusnahan rumah tangganya dengan Charles. Pasangan itu bercerai pada 1996.

Malah Diana tidak pernah menyembunyikan bencinya terhadap Camilla sehinggakan secara terang-terang pernah menggelar Camilla sebagai Rotweiler - sejenis anjing ganas.

“Jadikan Camilla sebagai isteri. Kahwinilah dia,” kata Diana kepada Charles yang memberikan restunya itu ketika mereka berdua bertukar daripada pasangan suami isteri kepada sahabat baik di saat-saat akhir kematiannya.

Diana mati dalam satu nahas jalan raya bersama teman lelakinya, Dodi al-Fayed di Paris pada 1997.

Camilla dan Charles yang saling mengenali sejak lebih 30 tahun lalu dan sempat tinggal bersama selama beberapa tahun, berkahwin dalam satu majlis ringkas pada 9 April lalu, iaitu selepas hampir lapan tahun Diana meninggal dunia.

Perkahwinan kedua pewaris mahkota Britain itu terlaksana selepas berdepan pelbagai masalah Berbanding perkahwinan pertamanya dengan Diana yang sangat meriah dan

disaksikan lebih 750 juta orang dan dihadiri 3,500 orang, kisah percintaan di antara Charles dan Camilla sebaliknya berbeza.

Bermula dengan pengumuman perkahwinan dilakukan secara tergesa-gesa pada 10 Februari lalu, berita malang kedua ialah tempat majlis pernikahannya terpaksa dipindahkan.

Charles terus menerima tamparan apabila ibunya, Ratu Elizabeth II

enggan hadir majlis perkahwinan itu, tetapi sekadar mengadakan majlis resepsi beberapa jam selepasnya.

Ramai yang menganggap biarpun Charles berkahwin dengan Camilla, hakikatnya Camilla terpaksa terus hidup dibayangi Diana yang masih terus bertakhta di hati ramai rakyat Britain. - AFP

Penggunaan kondom bukan jaminan segalanya selamat

Anda Tanya Doktor Jawab: Penggunaan kondom bukan jaminan segalanya selamat

SAYA terbabit dengan perlakuan seks bebas sudah insaf dan ingin bertaubat. Setakat ini saya belum disahkan dijangkiti apa-apa penyakit kelamin dan mahu bertaubat sebelum terlambat.

Doktor, apa yang saya ingin tahu, bagaimana untuk mencegah dan mengawal penyakit kelamin?

YANG INSAF
melalui e-mel

PERLAKUAN seks bebas hendaklah dihentikan kerana ia bertentangan dengan ajaran Islam.

Penyakit kelamin seharusnya dapat dicegah jika mengikut langkah-langkah berikut:

a) Pertukaran kelakuan seksual daripada berisiko tinggi kepada yang halal dan berisiko rendah. Contohnya tidak berzina - seks luar nikah. Bagi mereka yang sudah berkahwin, pastikan kedua-duanya setia.

Langkah yang sudah diaturkan oleh ajaran Islam perlu dipatuhi seperti mengelak pergaulan bebas antara lelaki dan perempuan yang bukan muhrim, memastikan pakaian lelaki dan wanita tidak melampaui batas dan mencolok mata, memastikan masyarakat tidak berterusan dengan perkara yang boleh merangsang naluri seks. Jika dianalisis pada masa kini, banyak perkara merangsang naluri seks seperti apa yang dilihat, didengar, dihidu dan dirasa.

b) Kondom - walaupun penggunaan kondom ini dikatakan boleh menghalang jangkitan penyakit kelamin daripada merebak, ia tidak menjamin keselamatannya 100 peratus. Penggunaan kondom adalah perlindungan sementara waktu apabila suami atau isteri yang halal sedang dirawat untuk penyakit kelamin itu.

Apa yang terbaik adalah ‘abstinence’ iaitu tidak melakukan hubungan kelamin langsung semasa menjalani rawatan dan tidak melakukan seks dengan mereka yang berisiko tinggi seperti pelacur. Melakukan hubungan seks luar nikah adalah haram menurut Islam yang memang menekan dan menjaga kesucian maruah dan keturunan.

c) Perlu mengenal pasti pesakit yang membawa kuman atau virus penyakit kelamin ini supaya ia dapat dirawat dan dihalang daripada menjangkiti orang lain. Ada juga pesakit kelamin yang enggan berjumpa doktor untuk mendapat rawatan. Kumpulan ini perlu dikenal pasti dan dirawat supaya masyarakat dapat diselamatkan daripada wabak penyakit kelamin.

d) Memberi imunisasi kepada masyarakat jika terdapat vaksin untuk penyakit kelamin seperti penyakit hepatitis B. Setiap ibu yang hamil disaring untuk mengenal pasti jika ia seorang pembawa atau berpenyakit hepatitis B ataupun masih belum mempunyai antibodi untuk mengelak daripadanya.

Daripada keputusan darah yang diambil, nasihat yang tepat dapat diberikan iaitu pelalian kepada ibu (dan suami) jika masih belum mempunyai antibodi. Bagi ibu, pelalian akan diberikan selepas bersalin. Bagi ibu-ibu yang menjadi pembawa penyakit ini, selain daripada imunisasi lazim yang akan diberikan kepada bayi yang baru lahir, immunoglobulin juga turut diberikan untuk menghalang jangkitan merebak kepada bayi tersebut.

Suami pula akan disaring untuk diketahui statusnya. Jika belum terkena penyakit ini, dia akan dinasihatkan supaya mendapatkan imunisasi secepat mungkin.

e) Masyarakat perlu diberi maklumat dan penerangan (pendidikan) mengenai bahaya penyakit kelamin dan kesan jangka pendek dan panjang terhadap dirinya, generasinya dan masyarakat amnya.

Mereka patut berganding bahu menjalankan langkah-langkah ini supaya kelakuan yang boleh mendorong kepada merebaknya penyakit ini dibanteras dari akar umbinya. Kelakuan sumbang ini sepatutnya tidak diterima masyarakat supaya ia dapat dikurangkan dan insya-Allah dihapuskan.

Tidak selesa lelehan terlalu banyak

Wanita dan Seks: Tidak selesa lelehan terlalu banyak

SAYA seorang wanita berusia 30-an dan mempunyai tiga anak. Saya sudah mengamalkan pil perancang selama tujuh tahun. Bagaimanapun, setiap kali bersama suami, saya berasa cecair saya keluar begitu banyak dan ini menimbulkan ketidakselesaan dan rungutan pada suami.

Apakah ini disebabkan pil perancang keluarga? Jika ia disebabkan pil itu, apakah saya perlu bertukar kepada pil lain atau cara perancangan keluarga yang lain?

IBU TIGA ANAK
melalui e-mel

KETIKA wanita mengalami rangsangan seksual, salah satu tindak balas yang berlaku ialah kelembapan faraj akibat peningkatan perjalanan darah kepada anggota kemaluan wanita ketika terangsang, yang mengakibatkan mukosa corong faraj menghasilkan cecair pelicin untuk keselesaan hubungan seksual.

Kadangkala ada pengeluaran cecair yang berlebihan dan ini boleh mengakibatkan perasaan kurang selesa kepada wanita itu dan juga suaminya kerana kehilangan 'grip' faraj!

Dalam hal yang sedemikian seorang pakar seksologi dari India, Professor Prakash Khotari pernah mencadangkan pengambilan ubat 'antihistamine' atau ubat mengurangkan selesema, beberapa jam sebelum bersetubuh.

Biasanya ubat ini mengakibatkan pengamalnya rasa mengantuk, tetapi dengan ubat yang terbaru yang tidak mengakibatkan rasa mengantuk maka tidak timbul soal mengantuk itu.

Manjakani bahan pengawet (astringent) mengeluarkan air dari kulit. Walau bagaimanapun pastikan faraj jangan terlalu kering kerana akan mengakibatkan kesakitan akibat kekesatan kulit!

Sememangnya sesetengah pil merancang keluarga (yang lebih memberi fungsi estrogenik) memberi kesan kepada pepundi yang menghasilkan banyak cecair dari faraj, misalnya cecair dari pangkal rahim. Jika itu berlaku tukarkan kepada pil merancang jenama lain yang kurang 'estrogenik'.

Jika ini juga tidak berkesan amalkan seperti yang telah dijelaskan awal tadi, makan ubat 'antihistamine' atau amalkan makan manjakani. Pastikan amal senaman 'kemutan' senaman yang seolah-olah menahan kencing supaya otot lantai pelvis langsing dan memberi cengkaman yang kuat ketika melakukan hubungan seksual.

Amalan kemutan perlu dilakukan 50-100 kali sehari. Lagi kerap lagi bagus dan sesudah mencapai tahap kemutan yang kuat, pastikan mengemut dengan menahan nafas selama lima saat dan kemudiannya 10 saat. Dengan kemutan yang kukuh pasangan suami dapat menikmati sentuhan menyeronokkan.

Suami malu mengaku lemah hubungan intim

Wanita dan Seks: Guna alat tiruan puas nafsu
Suami malu mengaku lemah hubungan intim

SAYA sudah berkahwin lebih tiga tahun dan mempunyai dua anak. Tapi masalah seksual kami bermula sejak awal perkahwinan. Suami mengalami masalah lemah tenaga batin, tidak mampu bertahan lebih dua atau tiga minit apabila bersama. Berpuluh kali saya meluahkan rasa tidak puas hati tetapi tidak pula dia memperbaiki diri.

Kerana itu saya kerap melakukan onani dan kekerapan itu dua kali seminggu tanpa pengetahuannya.

Doktor, apakah kesan sampingan yang akan saya alami sekiranya menggunakan 'alat tiruan' ketika beronani.

Sekiranya saya menggunakan 'alat tiruan vibrator', apakah kesannya terhadap IUD yang saya gunakan untuk merancang kehamilan.

ISTERI SENGSARA
melalui e-mel

KEPERLUAN rangsangan seksual berbeza untuk mana-mana individu, termasuk pasangan yang mendirikan rumah tangga. Bagaimanapun, nafsu seks boleh dikawal oleh pasangan sekiranya berkemampuan tetapi apakan daya, keadaan tidak mengizinkan untuk sesetengah individu termasuk puan.

Ini perkara yang memang dijangka dan sekiranya tiada cara lain yang dapat dilakukan, onani satu cara yang terpaksa dilakukan. Pasangan yang prihatin kepada keperluan nafsu dan naluri isteri perlu menguruskan kekurangan dan kelemahan yang dialaminya, bukan sekadar mendiamkan diri atau pura-pura tidak tahu atau malu.

Bayangkan jika isteri lari kepada orang lain, tidakkah malu? Masalah cepat klimaks kelemahan kebanyakan lelaki dan sebilangan daripada mereka akan dapat akal untuk mengatasinya dengan cara tersendiri. Mereka yang gagal akan terus kecundang dan mati akal! Mereka tidak mahu usaha walaupun kini ada pelbagai cara dan pendekatan untuk mengatasinya.

Rawatan secara tradisional sudah ketinggalan zaman dan kaedah yang memudaratkan kesihatan seperti penggunaan Gambir Sarawak dan segala minyak dan ubat pengebas tidak memberi apa-apa kesan kecuali kekecewaan kedua-dua pasangan.

Kaedah mengawal tahap ereksi (seperti senaman kemutan dan bergerak dalam faraj dalam keadaan kemut) dapat membantu mengekalkan ereksi walaupun telah pancut dan penggunaan alat pemantap ereksi dan daya kawalan ejakulasi seperti alat cincin zakar (seperti cincin 'kanda‘ dan 'penile cushion ring') dapat membantu sebilangan lelaki yang tahu menggunakannya.

Ubat yang dapat membantu mengukuhkan ereksi seperti ubat PDE-5 Inhibitor dapat membantu sebilangan lelaki mengekalkan ereksi walaupun ejakulasi telah berlaku dan ubat SRRI saperti Zoloft dapat mengawal ejakulasi untuk sebilangan lelaki dan perlu jumpa doktor untuk mendapat preskripsi ubat.

Pendek kata ada pelbagai perawatan moden yang boleh diamalkan mengikut nasihat dan bimbingan doktor. Di samping itu tidak salah jika suami cuba cara alternatif untuk memberi rangsangan kepada isteri seperti menggunakan alat penggetar dan zakar palsu jika isteri memerlukan rangsangan yang lebih untuk melepaskan syahwatnya.

Alat tiruan yang digunakan itu tidak akan memberi apa-apa kesan yang luar biasa kepada penggunanya dan juga kepada anggota reproduksinya atau kepada alat IUD dalam rahim. Pastikan alat tersebut disimpan dengan cermat supaya tidak ternampak oleh anak. Elok ketengahkan perkara ini kepada suami supaya dia tidak berasa rendah diri nanti jika dia terserempak dengan isteri ketika isteri sedang menggunakannya.

Apa yang paling 'ideal ' pasangan itu berjumpa doktor walaupun si suami saja yang mengalami masalah seksual kerana dengan sokongan pasangan yang normal itu pasangan yang bermasalah dapat motivasi untuk mengatasinya.

3/06/05

Mahu menetapkan sendiri mas kahwin

Soalan
Saya akan melangsungkan perkahwinan tidak lama lagi, tetapi saya dan pasangan masih tidak dapat membuat kata putus tentang mas kahwin dan wang hantaran. Bakal suami saya mahu memberi sekali gus kerana katanya tidak ada beza dan memudahkan dia untuk membayar. Dia juga mahu menetapkan harga yang mahu dibayar. Saya agak keliru, sebenarnya apakah perbezaan antara mas kahwin dan wang hantaran? Adakah wajib bagi bakal suami untuk menyediakan kedua-duanya? Bolehkah jika saya ingin menetapkan mas kahwin lebih daripada apa yang ditetapkan oleh kerajaan kerana ia agak sedikit.

- Rozana Badrul Iman

Kedah

Jawapan:

Perkahwinan adalah satu ikatan suci yang mengikat pasangan dan sebagai suatu ``..perjanjian atau persefahaman yang kuat..'' (al-Nisa ayat 21). Ia juga merupakan satu kontrak di mana pasangan akan melangsungkan perkahwinan dengan syarat-syarat yang telah ditentukan dan pembayaran mas kahwin adalah salah satu daripadanya.

Antara perkara penting yang sememangnya dibincangkan oleh pasangan ialah tentang mas kahwin dan pemberian.

Mas kahwin pada sejarahnya merupakan wang yang dibayar oleh pihak pengantin lelaki kepada ibu bapa pengantin perempuan untuk membantu kos perbelanjaan kenduri perkahwinan. Tetapi pada zaman ini dan setelah kompromi antara undang-undang Islam dan adat Melayu yang lama, mas kahwin adalah mahar pembayaran yang diberi atau dijanjikan dibayar kepada pengantin perempuan itu sendiri.

Mas kahwin ini boleh berupa wang atau barangan. Hadis Rasulullah s.a.w daripada riwayat Bukhari menyatakan; ``Carilah untuk dijadikan mas kahwin walaupun sebentuk cincin yang diperbuat daripada besi.''

Jadi, selain daripada wang ringgit, barangan lain seperti barangan kemas juga boleh diberikan sebagai mas kahwin jika saudari bersetuju berbuat demikian.

Mengikut hukum syarak, tiada jumlah tertentu yang harus dibayar sebagai mas kahwin. Pasangan boleh menetapkan jumlah mas kahwin menurut taraf hidup pasangan.

Namun, mengikut perundangan Islam di Malaysia, kerajaan telah menetapkan kadar minimum mas kahwin yang perlu dipatuhi. Memandangkan setiap negeri di Malaysia mempunyai Akta Perundangan Islamnya sendiri, kadar ini juga berbeza-beza mengikut negeri. Majlis Agama Islam Kedah tidak menetapkan sebarang jumlah minimum yang wajib diberi dan oleh itu saudari dan pasangan bolehlah menetapkan berapa jumlah mahar.

Bayaran mas kahwin mestilah dilangsaikan oleh pihak suami dan jika tidak ia merupakan hutang suami kepada isteri. Isteri berhak ke atas mas kahwinnya walaupun setelah diceraikan, manakala wang hantaran atau pemberian pula merupakan adat Melayu yang telah diamalkan turun-temurun.

Wang hantaran ini adalah hadiah yang diberikan oleh pihak lelaki kepada pihak perempuan. Ini tidaklah diwajibkan seperti mas kahwin tadi. Ia lebih merupakan keikhlasan pihak lelaki untuk memberi kepada pihak perempuan sebagai membantu menampung perbelanjaan kenduri kendara.

Saudari dan pasangan sebenarnya boleh berbincang tentang jumlah yang mampu diberi sebagai mas kahwin dan hantaran. Jika mahu memberi secara sekali gus juga tidak menjadi satu kesalahan. Ramai pasangan kini hanya meletakkan mas kahwin sahaja, tetapi jumlah yang ditetapkan itu merupakan satu jumlah yang bersesuaian dengan taraf kedudukan pihak perempuan dan apa yang termampu oleh pihak lelaki. - Panel Peguam Syarie Sisters In Islam

Hak wanita Al-Quran memperincikannya

DALAM masalah pembahagian faraid, seolah-olah isteri sebagai wanita tidak mendapat hak yang sepatutnya. Di samping itu ayat 11 Surah an-Nisa memberikan bahagian anak lelaki dua kali ganda bahagian anak perempuan.

Sehubungan ini, mungkin terdapat beberapa pihak yang mempertikaikan hukum yang telah ditetapkan oleh Islam dengan mengatakan bahawa al-Quran meletakkan wanita di kelas kedua. Ini kerana mereka tidak mengkaji hukum Islam secara menyeluruh. Sebagai contoh, anak lelaki diberikan bahagian dua kali ganda bahagian anak perempuan kerana lelaki dipertanggungjawabkan untuk memberi nafkah kepada anak-anak dan bukannya perempuan.

Jika anak lelaki dan anak perempuan mendapat bahagian sama banyak, sedangkan anak lelaki tadi mempunyai tanggungjawab yang berlebihan; iaitu memberikan nafkah kepada isteri (menantu si mati) dan anak-anaknya (cucu si mati), sedangkan anak perempuan tidak dibebankan tanggungjawab tersebut. Sebaliknya suami beliau, iaitu menantu si mati yang di pertanggungjawabkan untuk memikul beban tersebut. Di sini jelas bahawa Islam memberikan hak bersesuaian dengan tanggungjawab.

Sebaliknya apa yang berlaku pada zaman moden ini ialah sistem kekeluargaan telah menjadi kucar-kacir kerana sesetengah wanita menuntut hak yang sama dengan lelaki tetapi mereka ingin mengekalkan tanggungjawab yang sedikit.

Sebagai contoh seorang wanita Muslim inginkan hak untuk bekerja, meninggalkan rumah dan mendapatkan gaji tetapi mereka menuntut agar suami menanggung semua perbelanjaan rumah dan menyara anak-anak sehinggakan kadang-kadang si suami terpaksa menanggung hutang yang banyak, sedangkan si isteri dapat menyimpan wang dan membeli perhiasan yang mahal.

Begitu juga dengan sesetengah pihak lelaki; mereka mahukan bahagian dua kali ganda saudara perempuan mereka tetapi menyerahkan kepada saudara perempuan untuk menjaga ibu tua yang telah kematian suami. Porak-peranda sesuatu keluarga ini terjadi berpunca daripada sikap cintakan dunia dan kebendaan dan tidak mempunyai keyakinan kepada ketetapan dan peraturan yang Allah berikan melalui al-Quran dan as-sunah.

Sesetengah pihak menyarankan agar sistem kekeluargaan dan sistem perwarisan dirombak untuk menyesuaikan dengan zaman moden, dengan mencadangkan agar bahagian lelaki diberikan sama banyak dengan bahagian wanita.

Mereka seterusnya mencadangkan juga agar wanita (isteri) hendaklah bertanggungjawab dalam memberi nafkah anak-anak dan menyediakan perbelanjaan isi rumah serta lain-lain perbelanjaan termasuk pendidikan anak-anak.

Malah inilah yang telah berlaku di Barat. Sehubungan ini, amatlah wajar bagi setiap orang menyedari bahawa Allah lebih mengetahui tentang perkara yang berkaitan dan sebijak mana pun manusia, mereka tidak dapat menandingi ilmu Allah.

Berhubung dengan harta pusaka, al-Quran menyatakan, Ini adalah ketetapan daripada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (An-Nisa : 11). Seterusnya al-Quran menyatakan, (Allah menetapkan yang demikian itu sebagai) syariat yang benar-benar daripada Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Penyantun. (An-Nisa : 12).

Perlu diingatkan bahawa al-Quran bukan sahaja menyatakan dengan jelas hak wanita yang terdekat iaitu ibu, isteri dan anak perempuan, tetapi juga menyatakan bahagian-bahagian untuk kaum wanita yang lain iaitu saudara perempuan. Al-Quran juga memperuntukkan hak saudara-saudara perempuan dalam keadaan-keadaan tertentu; sebagai contoh, jika si mati tidak mempunyai anak.

Sehubungan ini al-Quran menyatakan Mereka meminta fatwa kepadamu tentang kalalah. Katakanlah : Allah memberi fatwa kepadamu tentang kalalah (iaitu), jika seorang meninggal dunia, dan ia tidak mempunyai anak dan mempunyai saudara perempuan, maka bagi saudaranya yang perempuan itu seperdua daripada harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mempusakai (seluruh harta saudara perempuan), jika ia tidak mempu-

nyai anak; tetapi jika saudara perempuan itu dua orang, maka bagi kedua-duanya dua pertiga daripada harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal. Dan jika mereka (ahli waris itu terdiri daripada) saudara-saudara lelaki dan perempuan, maka bahagian seorang saudara lelaki sebanyak bahagian dua orang saudara perempuan. Allah me-

nerangkan (hukum ini) kepadamu, supaya kamu tidak sesat. Dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (An-Nisa : 176)

Ayat ini menunjukkan kepada kita seolah-olah saudara perempuan mengambil tempat anak perempuan jika si mati tidak mempunyai anak perempuan. Walaubagaimanapun, para ulama kita menyatakan bahawa apa yang dimaksudkan dengan `saudara lelaki' dan `saudara perempuan' ialah saudara sekandung; iaitu saudara seibu sebapa. Jika tiada saudara kandung, ia diertikan kepada saudara sebapa. Ayat tersebut tidak berlaku kepada saudara (lelaki atau perempuan) seibu kerana hak-hak saudara perempuan seibu sebapa telah dinyatakan dalam ayat 12 Surah an-Nisa:

Jika seseorang mati, sama ada lelaki mahupun perempuan yang tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan anak, tetapi mempunyai seorang saudara lelaki (seibu saja) atau seorang saudara perempuan (seibu saja), maka bagi masing-masing daripada kedua-dua jenis saudara itu seperenam harta. Tetapi jika saudara-saudara seibu itu lebih daripada seorang, maka mereka bersekutu dalam yang sepertiga itu, sesudah dipenuhi wasiat yang dibuat olehnya atau sesudah dibayar hutangnya dengan tidak memberi mudarat (kepada ahli waris). (An-Nisa : 12)

Sekufu dalam perkahwinan elak pelbagai masalah

Oleh: ZUARIDA MOHYIN

`DUDUK sama rendah, berdiri sama tinggi', 'Sama cantik sama padan' dan `Bagai pinang dibelah dua'.

Itulah kepelbagaian ungkapan yang sering benar diucapkan apabila hendak memuji kecantikan dan ketampanan sepasang pengantin baru.

Luahan perasaan sebegini jelas membuktikan naluri kita sebagai manusia yang gemar kepada keindahan, dan menolak sesuatu yang tidak sepadan atau tidak secocok.

Apatah lagi, perkahwinan merupakan ikatan perjanjian dua orang insan untuk berkongsi segalanya dalam menempuh kehidupan berumah tangga, yang mengharapkannya kekal sepanjang hayat.

Lantaran itu, sebaiknya kedua-duanya setaraf dalam banyak hal supaya rumah tangga yang akan diharungi lebih mudah dilayari.

Kesesuaian atau sefahaman dalam memilih suami mahupun isteri, merupakan asas dalam membina keluarga Muslim.

Kesesuaian bukan sahaja dinilai dari aspek kedudukan, harta kekayaan dan pendidikan akan tetapi kesamaan atau sefahaman dalam agama turut diambil kira di dalam Islam.

Firman Allah s.w.t. bermaksud: Hai manusia, se-

sungguhnya Kami ciptakan kamu daripada seorang lelaki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. (Al-Hujarat: 13)

Penolong Profesor di Jabatan Usuluddin dan Perbandingan Agama, Fakulti Ilmu Wahyu dan Sains kemanusiaan, Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM) Gombak, Dr. Amilah Awang Abd. Rahman dalam hal ini menjelaskan, apabila kita membicarakan soal sekufu atau `kafaah', kita tidak boleh melihat ia sebagai satu perkara yang terpisah daripada agama itu sendiri.

Menjadi satu kepentingan, agar umat Islam melihatnya sebagai satu keadaan yang menyeluruh kerana Islam sentiasa memandang sesuatu perkara itu secara global.

``Dalam isu kafaah ini, sebenarnya Islam mengutamakan kepentingan pembinaan keluarga itu sendiri, atau ia memandang jauh kerana keluarga di dalam Islam itu amat penting.

``Bahkan ada yang mengatakan, keluarga merupakan buah pinggang kepada masyarakat.

``Ini bermaksud, kalau keluarga itu baik, maka baiklah masyarakat. Begitu juga sekiranya keluarga itu pincang, maka pincanglah juga masyarakatnya,'' kata Dr. Amilah sewaktu ditemui di pejabatnya.

Hakikatnya terang Dr. Amilah lagi, keluarga memainkan peranan penting dalam agama Islam.

Jadi apabila Islam menggalakkan sekufu, ini bermakna Islam melihat lebih jauh lagi mengenai peranan sesuatu keluarga itu.

Ini kerana perbezaan yang terlalu banyak dan ketara di antara pasangan suami dengan isteri dalam pelbagai perkara, hanya akan menimbulkan berbagai-bagai masalah untuk meneruskan kehidupan berkeluarga yang akan dibina kelak.

Bahkan sekiranya tiada sekufu antara kedua-duanya, maka isteri atau walinya berhak menuntut fasakh selepas perkahwinannya.

Ia berdasarkan sabda Rasulullah s.a.w. yang diriwayatkan oleh Imam Muslim: Tidak berhak mengahwinkan seorang anak perempuan kecuali dengan wali, dan tidak berhak mengahwinkan wanita kecuali dengan lelaki yang sekufu dengannya.

``Sekufu didefinisikan oleh para ulama sebagai `al musawah wal muqarab' atau yang bermaksud per-

samaan atau hampir.

``Yang dimaksudkan dengan persamaan atau hampir ini lebih dite-

kankan dalam Islam kepada pihak perempuan.

``Jadi di sini, sekiranya seorang lelaki itu mengambil seorang isteri yang lebih rendah pendidikannya atau yang lebih sedikit hartanya dan sebagainya, ia biasanya tidak menimbulkan sebarang masalah kemudian hari.

``Berlainan pula seandainya seorang isteri bersuamikan seorang lelaki yang jauh lebih rendah daripadanya dalam semua perkara. Dalam hal inilah, Islam melihat kafaah sebagai satu aspek yang perlu dijaga,'' jelas Dr. Amilah.

Tambah beliau, menurut ulama fikah, keseluruhan mereka mengambil kira kepentingan sekufu, sehingga didapati Mazhab Syafie meletakkan sekufu sebagai hak seorang perempuan dan hak walinya.

Sementara bagi Mazhab Hanafi, walaupun tidak ada wali mujbir (wali yang boleh memaksa anaknya untuk berkahwin atau tidak berkahwin, misalnya ayah dan datuk) seorang perempuan itu boleh mengahwinkan dirinya tanpa wali.

Namun wali mujbirnya iaitu bapanya contohnya, masih berhak untuk membubarkan perkahwinan itu sekiranya mendapati pasangan tersebut tidak sekufu.

Sebagaimana dijelaskan di atas bahawa sekufu merupakan hak kepada wanita dan walinya, maka sekiranya salah seorang daripada orang yang berhak ini menghalang perkahwinan disebabkan tidak sekufu, maka perkahwinan itu tidak boleh dilangsungkan.

Contohnya, seorang perempuan membawa calon suaminya tetapi tidak dipersetujui oleh bapanya sebagai seorang wali mujbir dengan alasan lelaki tersebut tidak sekufu dengan anaknya, maka alasan itu dianggap munasabah dan hak bapanya sebagai wali tidak boleh dipindahkan kepada wali hakim atau wali selepasnya.

Begitu juga sekiranya seorang perempuan yang dipaksa berkahwin oleh wali mujbirnya, sama ada bapa ataupun datuk tetapi dia menolak dengan alasan bahawa perkahwinan ini tidak sekufu, maka dia berhak untuk menghalang perkahwinan ini.

Jelas di sini, kata Dr. Amilah, bahawa semua mazhab meletakkan sekufu sebagai satu perkara yang penting.

Jumhur mengatakan, sekufu adalah syarat untuk meneruskan perkahwinan, bukannya syarat sah perkahwinan tetapi tidak dinafikan bahawa sekufu penting dalam perkahwinan.

Sementara menurut Imam Shirazi, apabila seorang wanita ingin berkahwin dengan orang yang tidak sekufu, tidak menjadi kewajipan kepada wali mengahwinkannya.

Manakala, bagi Imam Imrani pula, pemerintah tidak boleh mengambil alih ataupun wali tidak boleh dipaksa untuk mengahwinkah anak perempuan dengan pasangannya yang tidak sekufu.

Jelas di sini kata Dr. Amilah, sekufu adalah hak kedua-dua belah pihak, iaitu calon isteri dan walinya. Pun begitu ia boleh digugurkan de-

ngan syarat dipersetujui oleh kedua-dua.

Ini dijelaskan lagi oleh hadis riwa-

yat Aisyah, Rasulullah s.a.w. bersabda: Pilihlah olehmu untuk keturunan kamu dan bernikahlah dengan orang yang sekufu. (Riwayat al-Baihaqi)

Manakala di dalam kitab Fathul Qadir, ``Tidak boleh menikahkan seorang perempuan itu kecuali walinya dan mereka tidak akan menikahkannya kecuali yang sekufu''.

Pada zaman Rasulullah s.a.w. ada seorang hamba bernama Burairah yang dimerdekakan oleh Aisyah r.a.

Setelah dia dimerdekakan, Rasulullah bertanya kepadanya kerana dia telah berkahwin dengan seorang hamba.

Baginda memberi pilihan kepada Burairah sama ada mahu meneruskan perkahwinannya atau bercerai.

Nyatalah bahawa Rasulullah begitu menitikberatkan soal sekufu, memandangkan suami Burairah masih menjadi hamba berbanding dirinya yang sudah merdeka.

Kata Dr. Amilah lagi, ayat al-Quran yang begitu terang menceritakan tentang sekufu ini tidak ada. Cuma yang ada ialah ayat yang agak hampir dalam masalah sekufu ini, iaitu surah an-Nur ayat 26, Allah s.w.t. berfirman maksudnya:

Wanita-wanita yang keji adalah untuk lelaki yang keji, dan lelaki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (juga), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik, dan lelaki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Malah kepentingan sekufu ini tidak terhad kepada gadis dan wali sahaja, wanita yang berstatus janda juga perlu dititikberatkan soal sekufu.

Ini terbukti apabila Rasulullah s.a.w. berpesan kepada Ali bin Abi Talib, Tiga perkara jangan kamu tangguhkan. Pertama, menunaikan sembahyang apabila masuk waktunya. Kedua, menguruskan jenazah, dan ketiga, janda sekiranya didapati ada lelaki yang sekufu dengannya, maka langsungkanlah pernikahannya. (Riwayat Tirmizi)

Menyedari kepentingan sekufu ini, saran Dr. Amilah kepada ibu bapa dan remaja perempuan, agar mengambil berat mengenainya tetapi ja

ngan bersikap terlalu rigid.

Rasulullah s.a.w. pernah bersabda: Apabila datang pinangan kepada kamu daripada orang-orang yang kamu redhai agamanya dan akhlaknya, maka kahwinkanlah dengannya. Sesungguhnya, sekiranya kamu tidak berbuat demikian, akan menyebabkan fitnah dan kefasadan (kerosakan) di muka bumi.

Menyentuh mengenai tahap pendidikan ujar Dr. Amilah, aspek pendidikan boleh dikaitan dengan profesion atau kerjaya dan penghayatan agama (ilmu agama).

Contohnya sebuah kisah yang berlaku pada zaman baginda Rasulullah. Bilal bin Rabah (bekas hamba) berketurunan Habshi telah dikahwinkan dengan seorang wanita Ansar.

Wanita tersebut mengetahui bahawa Bilal bukan berbangsa Arab. Namun, Rasulullah mengenepikan soal darjat antara kedua-duanya dan mengatasinya dengan cara memberi kefahaman dan penghayatan agama.

Begitu juga kisah sekumpulan orang-orang Ansar yang berkata kepada Ali bin Abi Talib, ``Alangkah baiknya kalau kamu memiliki Fatimah.'' Lalu Ali menemui Rasulullah s.a.w. untuk meminang puterinya, Fatimah. Setelah mengucapkan salam beliau ditanya oleh Rasulullah s.a.w.: Apa hajatmu wahai putera Abi Talib? Jawab Ali, Aku hendak melamar Fatimah puteri Rasulullah s.a.w. Rasul menjawab: Marhaban Wa Ahlan. dan tidak berkata apa-apa lagi. Maka Ali keluar menemui sekumpulan orang-orang Ansar yang sedang menunggunya tadi. Mereka bertanya, ``Berita apa yang kau bawa?'' Ali menjawab, ``Aku tidak tahu kerana baginda hanya mengatakan kepadaku, Marhaban.''

Daripada peristiwa ini jelas menunjukkan bahawa sekufu dalam agama merupakan aspek penting dalam pemilihan jodoh.

2/06/05


PASANGAN Mohamed Nazim Tun Razak dan Norjuma Habib Mohamed yang akan melangsungkan perkahwinan di Pulau Pinang hari ini dalam satu pose istimewa di Kuala Lumpur semalam.
Adik Najib kahwin bekas wartawan TV3
KUALA LUMPUR 22 April - Datuk Mohamed Nazim, adik kepada Timbalan Perdana Menteri Datuk Seri Mohd. Najib Tun Razak akan melangsungkan perkahwinan dengan bekas wartawan TV3, Norjuma Habib Mohamed di Pulau Pinang esok.
Majlis akad nikah akan dilangsungkan di Masjid Jamek Bayan Baru pagi esok dan diikuti dengan majlis persandingan pada sebelah malam di Kompleks Tabung Haji Bayan Lepas.
Selain Najib dan isteri, Datin Seri Rosmah Mansor, Yang Dipertua Negeri Pulau Pinang Tun Abdul Rahman Abbas, Ketua Menteri, Tan Sri Dr. Koh Tsu Koon dan bekas Perdana Menteri, Tun Dr. Mahathir Mohamad dan isteri, Tun Dr. Siti Hasmah Mohd. Ali adalah antara tetamu kehormat yang dijangka menghadiri majlis persandingan itu.
Menurut Datuk Idris Shaari Mat Aris, Setiausaha Sulit kepada ibu pengantin lelaki, Tun Hajah Rahah Mohd. Noah, majlis persandingan pihak pengantin lelaki akan diadakan di sebuah hotel terkemuka di Kuala Lumpur pada 30 April ini.
Dalam satu kenyataan hari ini, Idris Shaari berkata, Yang di-Pertuan Agong, Tuanku Syed Sirajuddin Syed Putra Jamalullail dan Raja Permaisuri Agong Tuanku Fauziah Tengku Abdul Rashid, Raja-Raja Melayu dan Perdana Menteri, Datuk Seri Abdullah Ahmad Badawi dijangka menghadiri majlis persandingan itu.
Mohamed Nazim merupakan seorang arkitek yang mendapat pendidikan awal di Oundle School United Kingdom sebelum melanjutkan pelajaran di The Architectural Association, School of Architecture, United Kingdom.
Norjuma yang berkelulusan jurusan Pengurusan Perniagaan Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM), mendapat pendidikan awal di Sekolah Menengah St George, Pulau Pinang dan menyertai TV3 sebagai wartawan penyiaran. - Bernama
http://www.utusan.com.my/ utusan/archive.asp?y=2005&dt=0423& pub=utusan_malaysia&sec=muka%5Fhadapan&pg=mh_02.htm&arc=hive

PENGANTIN baru, Mohamed Nazim Tun Razak bersanding dengan isterinya, Norjuma Habib Mohamed di Kompleks Tabung Haji Bayan Lepas, Pulau Pinang malam tadi.
Nazim, Norjuma diijab kabul
Oleh: ZULKIFLI JALIL dan AHMAD SYAHIR KASSIM
PULAU PINANG 23 April - Pasangan Datuk Mohamed Nazim Tun Razak dan Norjuma Habib Mohamed selamat diijabkabulkan pada majlis yang meriah dan penuh kesyukuran di Masjid Bayan Baru di sini hari ini.
Mohamed Nazim yang segak mengenakan baju Melayu putih susu dan samping songket krim keemasan dengan tenang mengucapkan akad nikah dengan sekali lafaz di hadapan Naib Kadi Daerah Barat Daya, Ishak Ariffin.
Norjuma, 25, yang duduk bersimpuh berbaju kurung moden berwarna serupa kelihatan berdebar-debar memerhatikan Mohamed Nazim, 43.
Bekas pengacara Nona TV3 itu dilihat mengusap muka sebagai tanda syukur sejurus suaminya melafazkan akad nikah.
Mohamed Nazim kemudian menunaikan sembahyang sunat nikah sebelum menyarungkan cincin ke jari isterinya pada majlis yang dihadiri kira-kira 400 tetamu terdiri daripada saudara-mara dan rakan taulan.
Pasangan mempelai yang ditemui selepas itu sambil tersenyum berkata: ``Syukur Allah telah menyatukan kami.''
Mohamed Nazim yang memiliki firma arkitek memberi mas kahwin RM80 serta wang hantaran RM40,000 bersama 11 dulang dan dibalas Norjuma sebanyak 13 dulang berupa persalinan dan barangan lain.
Terdahulu, rombongan pengantin lelaki yang diketuai abang kedua Mohamed Nazim, Datuk Johari Tun Razak tiba di pekarangan masjid kira-kira pukul 11 pagi. Turut mengiringi rombongan itu ialah bonda pengantin lelaki, Tun Rahah Mohd. Noah.
Timbalan Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Tun Razak dan isteri, Datin Seri Rosmah Mansor turut memeriahkan majlis perkahwinan adik keempatnya itu.
Hadir sama, Menteri Pelajaran yang juga sepupu Mohamed Nazim, Datuk Seri Hishammuddin Hussein dan isteri serta ahli keluarga.
Majlis dimulakan dengan ucapan alu-aluan Basharuddin Saad yang mewakili keluarga pengantin perempuan di atas kedatangan rombongan pengantin lelaki dari Pekan, Pahang itu ke Pulau Pinang menerusi pujangganya: ``Izinkan saya bercakap bagi tuan rumah, (ibu bapa Norjuma) Mohamed Habib Said Ahmed dan Zainab Haroon.
``Orang kata tanpa bersuara, apa yang terpendam di hati tidak dapat difahami, hajat pun terpendam, maka meranalah badan, jika boleh kita elakkan.
``Dalam hati dua sejoli, janji diikat kasih berpadu, syariat dan adat mesti dipatuhi, ibu dan bapa memberi restu.''
Johari dalam pantun balasnya berbunyi: ``Dari Kuala Lumpur ke Pulau Pinang, pergi bermain pantai, perkara yang lazim, kami datang ke sini mengambil peluang, menemukan jodoh Norjuma dan Nazim.
``Dua tiga kucing berlari, mana nak sama si kucing belang, sudah lama Nazim mencari, nyata dipilih Norjuma seorang.''
Johari turut mengusik mempelai sehingga mencuit hati tetamu termasuk Rahah, Najib dan Hishammuddin.
``Siapa sangka, dalam kami ini sering asyik pi mai pi mai ke Pulau Pinang, untuk bercuti, bersantai di pantai yang indah, rupanya diam-diam, Nazim telah menaruh hati dengan sekuntum bunga di Pulau Mutiara ini, mekar di taman Pak Haji Habib dan Puan Zainab,'' katanya.
Pasangan mempelai turut diraikan malam ini dalam majlis persandingan di Dewan Besar, Kompleks Tabung Haji Bayan Lepas.
Selain Najib dan Rosmah, Yang Dipertua Negeri Pulau Pinang, Tun Abdul Rahman Abbas, Ketua Menteri, Tan Sri Dr. Koh Tsu Koon dan bekas Perdana Menteri, Tun Dr. Mahathir Mohamad dan isteri, Tun Dr. Siti Hasmah Mohd. Ali adalah antara tetamu kehormat yang menghadiri persandingan itu. Majlis persandingan pihak pengantin lelaki akan diadakan di sebuah hotel terkemuka di Kuala Lumpur pada 30 April ini.
Mohamed Nazim merupakan seorang arkitek yang mendapat pendidikan awal di Oundle School United Kingdom sebelum melanjutkan pelajaran di The Architectural Association, School of Architecture, United Kingdom.
Norjuma yang berkelulusan jurusan Pengurusan Perniagaan Universiti Islam Antarabangsa (UIA), mendapat pendidikan awal di Sekolah Menengah St. George, Pulau Pinang dan menyertai TV3 sebagai wartawan penyiaran.

22/05/05

Ejakulasi Dini

Ejakulasi pramatang masalah lelaki `seminit'
Oleh: SHAFINAZ SHEIKH MAZNAN

SEJAK penemuan pil biru yang dianggap ajaib kira-kira lapan tahun lalu, telah banyak yang diperkatakan tentang masalah kesihatan lelaki, disfungsi ereksi (ED).

Sebenarnya, banyak lelaki yang kini mengalami masalah lebih serius - malu berjumpa doktor (kerana mungkin menganggap diri mereka tidak macho jika berbuat demikian) - menderitai ejakulasi pramatang berbanding ED.

Ejakulasi pramatang lebih popular diungkapkan sebagai PE (premature ejaculation) sahaja.

Tidak seperti ED yang lebih banyak ditemui di kalangan veteran, PE merupakan aduan disfungsi seksual paling utama terutamanya di kalangan lelaki muda berusia 40 tahun ke bawah.

Malah, lebih ramai lelaki berpelajaran tinggi yang menghidapinya. Lebih menyedihkan, ia turut menjejaskan potensi pasangan untuk mendapatkan zuriat.

Mari kita lihat dan dengar apa masalah sebenarnya dengan gangguan kesihatan lelaki yang satu ini.

``Suami saya mempunyai banyak persamaan dengan superman... kedua-duanya begitu cepat.

``Malah, ia selalunya berlaku sebelum pun sempat saya memasuki bilik tidur.

``Kadangkala, dengan hanya mencakar belakang saya, dia sudah mencapai klimaksnya.

``Ada ketikanya saya merasakan seperti bank sperma sahaja, dia buat deposit dan pergi begitu sahaja.

``Pernah tengok arnab berlari? Mula dan tamat! Macam tulah.

``Saya pernah menyuarakan untuk menemaninya berjumpa doktor, ada sesuatu yang boleh dilakukan berkenaan dengannya.

``Tetapi dia enggan dan hanya tahu meminta maaf serta mengulangi janjinya untuk berusaha lebih di lain masa,'' begitulah lebih kurang kehampaan seorang isteri yang mana suaminya bermasalah PE.

Menurut Pakar Runding Psikiatri Klinikal, Jabatan Perubatan Psikologikal, Pusat Perubatan Universiti Malaya, Dr. Jesjeet Singh Gill, PE didefinisikan sebagai satu keadaan di mana lelaki memancutkan air maninya terlalu cepat, sebelum masanya.

``Klimaks selalunya mendahului kehendak lelaki itu sendiri mahupun pasangannya sehingga tidak sempat memberikan kepuasan kepada si isteri.

``Tiada piawaian perubatan atau rangka masa tertentu, satu minit sehingga berapa lama sebelum ejakulasi kerana ia bergantung kepada faktor spesifik bagi setiap individu,'' katanya.

Beliau berkata demikian pada taklimat media menguruskan seksualiti lelaki anjuran Persatuan Andrologi dan Kajian Penuaan Lelaki Malaysia dengan kerjasama Persatuan Psikiatri Malaysia di Petaling Jaya, baru-baru ini.

Adalah dianggarkan antara 35 hingga 40 peratus lelaki yang mendapat rawatan masalah seksual ada mengadu tentang PE.

Menurut Dr. Jesjeet, terdapat lelaki yang belum lagi memulakan persetubuhan telah keluar air maninya manakala sebahagiannya lagi sebaik sahaja memulakan hubungan seksual tidak sampai seminit.

Kajian menunjukkan, PE paling kerap berlaku di dalam tempoh dua minit selepas penetrasi manakala selebihnya sama ada lebih cepat atau mampu bertahan lebih lama dari itu.

``Sepanjang hidup lelaki, tidak kurang yang pernah mengalami kesukaran untuk mengawal ejakulasinya sehingga menyebabkannya berlaku terlalu awal.

``Keadaan ini terutamanya benar bagi pengantin baru yang mahu melayari bahtera buat kali pertama dengan pasangannya sama ada kerana terlalu bimbang atau terlalu teruja,'' katanya.

Sebilangan besar daripada mereka kebiasaannya dapat menyesuaikan dirinya dalam masa beberapa minggu hingga bulan dengan bantuan psikologi meredakan tekanan.

Bagaimanapun, PE yang berlaku terlalu kerap sehingga mengganggu hubungan suami isteri menandakan satu masalah perubatan.

Doktor lazimnya mengklasifikasi PE kepada primer dan sekunder.

Primer - terjadi apabila lelaki mengalami masalah ini sejak mula melakukan hubungan seks.

Sekunder - mengalami PE setelah menikmati hubungan kelamin yang tidak pernah bermasalah sebelum ini.

Dalam kes tertentu, PE ada kaitannya dengan ED di mana semangat untuk mengekalkan ereksi sebaliknya mungkin berubah corak kepada ejakulasi yang tergesa-gesa.

Dr. Jesjeet berkata, terdapat banyak faktor yang menyumbang kepada PE, lazimnya disebabkan oleh punca-punca psikologi.

``Pakar perintis dalam penyelidikan seksual percaya, corak PE adalah tindak balas yang dipelajari.

``Pengalaman seksual kali pertama seseorang lelaki dipercayai memainkan peranan penting dalam membentuk tabiat ejakulasi pada masa depan,'' katanya.

Lebih-lebih lagi, bagi lelaki yang mahu lekas menamatkan `permainan' dan mencapai orgasma bagi mengelakkan perlakuan tersebut terbongkar atau diketahui orang lain.

Situasi atau tempat yang tidak sesuai (rasa bersalah) seperti di dalam kenderaan, di rumah ibu bapa, mengadakan hubungan intim terlarang dengan bukan pasangan sah atau pelacur, turut menyumbang kepada PE.

Justeru, lelaki berkenaan gagal untuk melambatkan ejakulasinya di kemudian hari.

Dalam pada itu, walaupun tahap hormon tertentu dan sensitiviti (kegelian) berlebihan pada alat sulit lelaki merupakan sebahagian faktor biologi PE.

Ditanya sama ada PE berkaitan dengan penyakit serius lain seperti halnya ED yang ada kaitannya dengan penyakit jantung, PE mungkin menandakan penyakit berkenaan prostat seperti prostatitis.

``Terdapat keadaan tertentu yang boleh mengganggu proses ejakulasi seperti perubahan kelenjar prostat, arteriosklerosis, diabetes dan gangguan neurologi.

``Apa pun, kebanyakan masalah PE adalah berpunca daripada masalah psikologi yang menyebabkan kegagalan mengawal tindak balas ejakulasi,'' ujar Dr. Jesjeet.

Dialog seperti di bawah merupakan satu senario biasa bagi pasangan yang menghadapi masalah PE apatah lagi jika si suami berdegil tidak mahu menjalani pemeriksaan lanjut.

``Abang mementingkan diri sendiri, hanya memikirkan keseronokan seorang sahaja.''

Si suami akan terus meminta maaf dan berasa serba kekurangan kerana tidak dapat menjalankan tanggungjawabnya dengan sempurna tetapi dalam masa yang sama, tidak mahu berjumpa doktor.

Dia mula berasa bimbang dan takut: ``Adakah aku mampu memberikan kepuasan kepada pasangan, adakah aku akan dimalukan?''

Cumbuan dan sentuhan agak terbatas sebelum memulakan perhubungan jenis kerana lelaki bimbang menjadi terlalu terangsang lantas mempercepatkan ejakulasi.

Lama-kelamaan, lelaki akan mengelak daripada melakukan hubungan kerana bimbang gagal dan akhirnya suasana tidak mesra terbawa-bawa di luar bilik tidur juga.

Cubaan untuk melambatkan ejakulasi di samping kebimbangan yang menjadi-jadi juga mungkin akan menimbulkan masalah lain pula kepada suami - langsung tiada ereksi.

Tidak mustahil, pasangan akan menuju keruntuhan rumah tangga serta berdepan masalah hubungan sulit.

Dari segi rawatannya, kata Dr. Jesjeet, pesakit biasanya akan diberikan kaunseling dan terapi tingkah laku pada peringkat awal.

Antara teknik yang biasa diamalkan oleh pesakit PE adalah:

* Meningkatkan daya ketahanan dengan mengekalkan ereksi walaupun telah mencapai ejakulasi

* Mengurangkan rangsangan mental dengan menumpukan minda terhadap perkara-perkara membosankan sambil mengawal pergerakan alat sulit supaya dapat melengah-lengahkan masa daripada mencapai klimaks awal

* Menggunakan bahan penggosok yang dapat mengebaskan zakar menyebabkannya menjadi kurang sensitif, seterusnya melambatkan ejakulasi

* Bersetubuh selepas suami beronani dan melakukan persetubuhan selepas mencapai ereksi kedua, sekali gus memanjangkan masa agar isteri mencapai orgasma

* Teknik picit; isteri membantu suami mengawal ereksi dengan memicit zakarnya ketika mahu mencapai klimaks

* Teknik henti-mula; suami menghentikan pergerakan zakar dalam faraj dan isteri tidak mengemut.

Jika masih gagal, ubat antidepresen bagi mengubati kemurungan iaitu serotonin specific reuptake inhibitors (SSRI) yang dikenal pasti melambatkan ejakulasi dapat membantu.

Bagaimanapun, ubat-ubatan berkenaan yang perlu diambil pada setiap hari bagi meningkatkan tahap keberkesanannya mempunyai kesan sampingan tersendiri.

Dr. Jesjeet menegaskan, paling penting dalam merawat permasalahan ini mahupun lain-lain gangguan seksual adalah komunikasi berkesan antara kedua-dua pasangan kerana ia bukan kehendak sesiapa.

``Walaupun sesetengah orang menganggap seks bukanlah elemen terpenting dalam menjamin sesebuah perkahwinan tetapi hakikatnya, ia tetap penting,'' tambahnya.

Pasangan Letourneau-Fualaau berkahwin


In this photo provided by ``Entertainment Tonight'' and ``The Insider,'' Mary Kay Letourneau and her former sixth-grade pupil Vili Fualaau, pose for a photo, April 9, 2005, in their home in Seattle. Security measures leading up to the couple's wedding, which according to TV shows with exclusive rights to the event is to take place, Friday, May 20, 2005, seem to rival that of top-secret government ops. (AP Photo/Courtesy of Entertainment Tonight and The Insider, Mark Greenberg, File) (Mark Greenberg - AP)

SEATTLE 21 Mei - Mary Kay Letourneau berkahwin dengan bekas pelajar tahun ke-enamnya, Vili Fualaau malam tadi, hampir setahun selepas guru wanita itu dibebaskan daripada hukuman penjara kerana melakukan hubungan seks dengan pelajar itu.

Mary Kay, 43, dan Fualaau, 22, melangsungkan perkahwinan mereka dalam satu majlis yang dikawal ketat di Columbia Winery di Woodinville, kira-kira 32 kilometer ke timur laut Seattle.
Mary Clair, anak remaja Mary Kay dengan suami pertamanya, menjadi pengapit ibunya.
Mary Kay dan Fualaau mempunyai dua orang anak perempuan, Audrey, 8, dan Alexis Georgia, 7 dan kedua-dua kanak-kanak itu bertindak sebagai pembawa bunga dalam majlis perkahwinan ibu bapa mereka.

Pasangan itu mula menjadi perhatian sejak Mary Kay dipenjarakan pada 1997 setelah didapati bersalah kerana melakukan hubungan seks dengan pelajarnya sendiri, iaitu Fualaau yang ketika itu baru berusia 12 tahun.

Ketika itu Mary Kay berusia 34 tahun dan sudah bersuami dan mempunyai empat orang anak.
Sewaktu ditangkap pada 1997, Mary Kay sedang mengandung anak pertama hasil daripada perhubungan sulitnya dengan Fualaau.

Sejak dibebaskan pada Ogos tahun lalu, pasangan itu menjalin semula hubungan mereka. - AP/UM

washingtonpost.com
Mary Kay Letourneau Weds Former Student

By MELANTHIA MITCHELL
The Associated Press
Saturday, May 21, 2005; 8:14 AM

SEATTLE -- Mary Kay Letourneau, whose notorious seduction of 12-year-old boy led to more than seven years in prison, has married the former student she was convicted of raping.

Letourneau, 43, and Vili Fualaau, 22, exchanged vows they had written themselves during a tightly guarded ceremony Friday night, said Janet Annino, co-executive producer of the TV show "Entertainment Tonight."

The couple have been in the spotlight since Letourneau was imprisoned in 1997. But when she was released last August, the couple _ who have two daughters together _ reunited.

The ceremony was at the Columbia Winery in Woodinville, about 20 miles northeast of Seattle, Annino said.

"Mary Kay was whisked out of the hotel to this venue under intense security," she said. "She arrived here with a sheet over her head. She had to lie down in the car coming in to avoid the paparazzi."

Letourneau and Fualaau gave a series of interviews to "Entertainment Tonight" and its sister TV show, "The Insider," which had exclusive rights to the nuptials. Show officials said they did not pay for the wedding.

Letourneau's teenage daughter, Mary Claire, from her earlier marriage, was maid of honor. The couple's two daughters, Audrey, 8, and Alexis Georgia, 7, were flower girls.

The couple first met when Fualaau was in the second grade. Their relationship became sexual when he was 12 and she was a 34-year-old married mother of four, a teacher at a suburban elementary school.

Letourneau was pregnant with Fualaau's first child when she was arrested in 1997. She pleaded guilty to second-degree child rape and was sentenced to 7 1/2 years in prison, with all but six months suspended.

Within weeks of her release, she was caught having sex with Fualaau in her car and ordered to serve the remainder of her sentence. She gave birth to the couple's second daughter while serving time.

Jeslina hidup baru bermula
Oleh: JAMLIAH ABDULLAH
SAAT yang terindah buat wanita ketika melangkah ke gerbang perkahwinan barangkali apabila terlafaz akad itu dan kehidupan baru pun berlangsung.
Itu tandanya, diri tidak keseorangan lagi melalui masa depan. Biarpun yang mendatang adalah getir, tidak perlu bimbang kerana yang terbeban sudah boleh dikongsi bersama.
``Ia suatu perasaan yang istimewa dan indah,'' itu komen artis muda, Jeslina Hashim mengenai status barunya sebagai isteri.
``Memang benar satu perasaan istimewa yang orang selalu cakap rasa terjamin dan terjaga.
``Selama ini semuanya kena tanggung sendiri tetapi sekarang sudah ada untuk berkongsi. Senang atau susah memang tidak risau lagi,'' kata Jeslina.
Jeslina melangsungkan pernikahan dengan jejaka idaman berasal dari New Zealand, Dion pada April lalu dalam satu majlis tertutup.
Resepsi perkahwinan pula berlangsung pada 1 Mei juga dalam satu majlis sederhana untuk keluarga dan teman terdekat saja.
``Semuanya kami raikan dengan sederhana kerana saya dan Dion lebih memikirkan soal kehidupan selepas perkahwinan itu daripada majlis yang besar-besar,'' luah Jeslina yang kelihatan berseri-seri dan ceria.
Majlis akad nikah Jeslina, 27, atau Nor Jeslina Hashim Khairudin dan Dion, 32, atau Dion Rais Vercoe yang berasal dari New Zealand itu berlangsung di Dewan Perdana Felda, Kuala Lumpur.
``Jess buat secara sederhana saja,'' kata Jeslina yang memilih untuk menggayakan koleksi busana pengantin daripada Rizalman Ibrahim untuk majlis tersebut.
Sementara majlis resepsi pula diadakan di sebuah kafe di Kuala Lumpur pada 1 Mei dan Jeslina memilih konsep perkahwinan ala taman.
``Ia adalah perkahwinan idaman Jess sejak kecil lagi dan akhirnya tertunai juga,'' katanya yang memilih untuk mengenakan rekaan Melinda Looi bagi majlis itu.
Kata Jeslina lagi, dia cuma menjemput ahli keluarga dan sahabat handai yang terdekat saja untuk majlis itu.
``Ia sebuah majlis yang kecil dan Jess menjemput cuma 100 orang saja,'' tambahnya.
Selain itu untuk menghormati keluarga ibunya yang berketurunan Cina, satu majlis minum teh turut diadakan.
Majlis perkahwinan tersebut turut dihadiri oleh lapan ahli keluarga Dion dari New Zealand termasuk ibu bapanya.
Tidak seperti artis lain, Jeslina memilih untuk mengadakan majlis itu secara tertutup tanpa kehadiran media.
Jeslina mengakui dia berada dalam dilema kerana sebelum ini pernah berjanji untuk menjemput wartawan.
``Jess terpaksa mengadakan majlis yang tertutup atas kehendak ayah Jess dan ahli keluarga yang lain.
``Memang serba salah juga tetapi Jess harus menjaga hati keluarga. Ia pun sebuah majlis yang kecil, banyak sahabat dan ahli keluarga lain tidak dapat kami jemput. Jess sangat berharap semua akan faham,'' katanya.
Kata Jeslina, dia bukan terburu-buru untuk berkahwin walaupun ia berlangsung tanpa ikatan pertunangan.
``Dulu lagi Jess sudah menetapkan umur 24 mesti kahwin, ini pun sudah terlewat tiga tahun,'' katanya.
Artis itu bagaimanapun mengakui bahawa hasratnya untuk berkahwin sebelum ini memang mengejutkan keluarga terutama bapanya.
``Ayah Jess memang berat untuk melepaskan Jess. Mungkin kurang percaya dengan sikap Jess sendiri.
``Tetapi sejak tiga tahun lebih mengenali Dion, ayah sebenarnya lebih yakin,'' ceritanya.
Jeslina dan Dion yang memeluk Islam pada Februari yang lepas mengambil keputusan untuk berkahwin dua bulan lepas setelah lebih tiga tahun menjalinkan hubungan cinta.
Terus terang Jeslina mengakui bahawa cinta mereka bukan cinta pada pandangan pertama.
Ketika pertama kali bertemu di majlis teman mereka, Jeslina dan Dion yang sudah 10 tahun menetap di sini tidak menyukai antara satu sama lain.
``Jess memang tidak suka lelaki mat saleh. Kalau boleh selalu menghindari daripada berkawan dengan mereka. Jadi bila diperkenalkan oleh kawan Jess dulu, Jess buat tak tahu saja.
``Dion pun anggap Jess sombong pada masa itu,'' katanya.
Satu lukisan kanvas, kata Jeslina sebenarnya yang menukar benci menjadi sayang.
``Jess buatkan lukisan untuk kawan Jess dan Dion kebetulan ternampak. Katanya dia tidak percaya Jess yang buat dan cabar Jess buat lukisan untuk dia,'' katanya.
Pertemuan mereka selepas itu, kata Jeslina, tidak seperti dulu lagi dan dalam diam mereka akhirnya jatuh cinta.
Menurut Jeslina, sikap Dion yang loving dan penyabar itu sebenarnya berjaya menawan hatinya.
``Bila sudah dekat dan kenal Dion baru Jess tahu dia memang penyabar dan loving. Bila sudah berkahwin ini bertambah-tambah lagi sikap loving dan penyabar Dion,'' katanya.
Aktres itu juga memberitahu bahawa secara peribadi, mereka mempunyai personaliti dan sikap yang berbeza. ``Memang opposite attract antara yang ketara, Jess boros dan suka sangat shopping tetapi Dion seorang yang berjimat dan benci shopping.
``Sikap Dion yang penyabar itu sebenarnya yang berjaya menyeimbangkan perbezaan kami,'' akui Jess yang mengecapi kemanisan bergelar suami isteri itu sepenuhnya.
Selain itu kata Jeslina, suaminya itu cukup memahami terutama kerjaya seninya.
Walaupun sudah beberapa minggu resepsi tamat, pasangan tersebut belum sempat lagi berbulan madu.
Walau bagaimanapun, kata Jeslina, mereka merancang untuk `berbulan madu kecil' di Pulau Pangkor tidak lama lagi.
``Sudah lama mengidam untuk ke pulau tersebut cuma masa yang tidak mengizinkan tetapi nanti mesti pergi juga,'' katanya.
Menjelang Disember nanti, barulah mereka berbulan madu secara besar-besaran dan negara kelahiran Dion menjadi destinasi pasangan itu.
``Kebetulan keluarga Dion akan mengadakan resepsi perkahwinan kami juga di sana dan terlanjur ke situ, kami bulan madu sekali. Lagipun New Zealand juga mempunyai lokasi pelancongan yang menarik,'' tambah Jeslina.
Resepsi di New Zealand juga penting kata Jeslina memandangkan banyak ahli keluarga yang lain tidak berkesempatan hadir untuk majlis itu di sini.
Menurut Jeslina, mereka merancang untuk mengadakan resepsi di pantai kelak.
Jeslina ketawa besar apabila diminta berbicara soal anak.
Katanya, dia harus merancang dengan teliti hal tersebut dan menetapkan tiga tahun lagi untuk bergelar ibu.
``Kalau boleh Jess ingin tunggu sehingga umur 30. Banyak perkara yang harus kami fikirkan masa ini.
``Lagipun Jess dan Dion ingin berdua-duaan dulu buat sementara waktu. Kecapi saat-saat itu dengan baik sebelum membawa orang baru dalam kehidupan kami. Tetapi apa pun Jess serahkan kepada Tuhan,'' katanya yang cuma mengharapkan satu keluarga yang kecil.
Soal kerjaya pula kata Jeslina, dia ingin terus menyanyi dan masih berharap untuk merakamkan album barunya kelak.
Walaupun melalui banyak cabaran yang membawa kegagalan kepada album pertama dan keduanya, kata Jeslina, dia ingin terus mewarnai dunia nyanyian.
``Cuma kali ini Jess harus berhati-hati. Sudah dua kali album Jess sangkut dan Jess percaya itu bukan salah Jess. Jess harus membuat yang ketiga dengan sebaik mungkin atau orang ramai yang terus mengandaikan itu semua silap Jess,'' katanya.
Sebaliknya dalam soal lakonan, Jeslina mengakui, dia agak kecewa dan serik untuk berlakon lagi. ``Berlakon bukan mudah tetapi apabila ia tidak memulangkan apa-apa keuntungan ia lebih meletihkan.
``Lagipun Jess tidak suka dengan cara produksi filem kita yang kurang profesional,'' tambahnya yang pernah berlakon dalam filem Seri Dewi Malam, Iskandar, Idola dan Aku Nombor 1.
Kekecewaan tersebut juga terdorong dengan persepsi banyak penerbit filem yang menganggap dia sesuai untuk melakonkan watak komedi saja, kata Jeslina.
``Jess sebenarnya tidak suka dengan watak komedi. Jess suka filem yang serius. Boleh diandaikan satu-satunya filem yang benar-benar meninggalkan kesan di hati Jess adalah Seri Dewi Malam,'' tambahnya.
Selain itu, Jeslina juga berusaha membangunkan perniagaannya, Just Party iaitu sebuah syarikat yang mengendali pelbagai majlis keraian.
``Selain itu Jess juga bertindak sebagai konsultan untuk syarikat hiasan dalaman milik Dion,'' katanya yang sibuk menghias sendiri pangsapuri mereka kini.
Jeslina memiliki dekorasi berkonsepkan Inggeris dan tropika untuk `istana kecil' mereka itu.

10/04/05

Honeymoon ...


The Prince of Wales and Camilla Parker Bowles have begun their honeymoon in Scotland after marrying in a civil ceremony.
The couple's union was later blessed in St George's Chapel, Windsor, as the Queen looked on. Nicholas Witchell reports.

Charles-Camilla sah suami isteri


PUTERA Charles dan Duchess of Cornwall, Camilla, meninggalkan Guildhall, Windsor selepas kedua-duanya berkahwin secara sivil di dewan tersebut semalam. Turut memerhati ialah putera-putera Charles, William (belakang kanan sekali), Harry dan anak-anak Camilla, Laura dan Tom. - Gambar AP.

WINDSOR, England 9 April - Waris takhta Britain, Putera Charles akhirnya berkahwin dengan kekasih lamanya Camilla Parker-Bowles di sebuah dewan perbandaran di sini hari ini.
Selepas menjalinkan perhubungan sulit selama 35 tahun, Charles, 56, dan Camilla, 57, melangsungkan perkahwinan mereka dalam satu upacara sivil di Guildhall di Windsor, barat London dengan dihadiri oleh 28 tetamu yang diundang khas.
Perkahwinan itu jauh berbeza dengan majlis perkahwinan Charles yang gilang gemilang dengan mendiang Puteri Diana lebih 20 tahun lalu.
Kira-kira 15,000 penduduk London dan juga para peminat dari luar berkumpul di luar Guildhall dan juga berbaris di sepanjang jalan dari dewan tersebut menuju ke istana Windsor untuk melihat pasangan pengantin baru itu secara dekat.
Sebagai perbandingan, kira-kira 600,000 berkumpul di London untuk menyaksikan perkahwinan Charles dengan Diana yang diadakan secara besar-besaran di Gereja Besar St. Paul pada Julai 1981.
Malah, perkahwinan adik lelaki Charles, Edward pada 1999, yang juga dilangsungkan di Windsor, telah menarik kira-kira 20,000 pengunjung.
Charles dan Camilla diisytiharkan sebagai suami isteri oleh pendaftar tempatan, Clair Williams dengan disaksikan oleh anak lelaki sulung kedua-dua mempelai, iaitu Putera William dan Tom Parker-Bowles.
Orang ramai yang berkumpul di luar memberi tepukan gemuruh dan mengibarkan topi dan bendera sebaik sahaja pasangan pengantin itu muncul di muka pintu Guildhall sambil bergandingan tangan setelah upacara perkahwinan selama 25 minit selesai dilangsungkan.
``Terima kasih banyak,'' kata Charles yang memakai sut klasik berwarna hitam. Camilla, yang memakai kot sutera paras lutut berwarna putih gading yang menutupi baju sifonnya dan topi lebar yang dihias renda dan bulu, senyum keriangan di sisi.
Sambil melambaikan tangan, pasangan itu kemudiannya menaiki sebuah kereta Rolls-Royce menuju ke istana keluarga yang berhampiran, di mana upacara memohon restu dilangsungkan.
Ibubapa Charles, Ratu Elizabeth II dan Putera Philip tidak menghadiri upacara sivil itu seperti yang diumumkan sebelum ini.
Pasangan diraja itu bagaimanapun menghadiri upacara merestui perkahwinan anak sulung mereka itu yang diadakan di St. George Chapel di kawasan Istana Windsor.
Upacara itu kemudiannya disusuli dengan satu majlis keraian, yang dihadiri oleh lebih 700 tetamu terdiri daripada seluruh kerabat di raja Britain dan juga anggota-anggota kerabat diraja Eropah, para pemimpin, ahli-ahli politik, para pelakon dan penyanyi termasuk bintang pop, Sting.
Pasangan pengantin kemudiannya berlepas ke Scotland untuk berbulan madu di estet diraja Balmoral.
Dengan perkahwinan itu, Camilla kini bergelar Her Royal Highness The Duchess of Cornwall dan Charles kini berharap rakyat Britain yang masih setia kepada bekas isterinya, mendiang Diana supaya menerima Camilla.
Ketika rakyat Britain meraikan perkahwinan Charles dan Camilla, berpuluh-puluh peminat setia Diana hari ini meletakkan jambangan bunga di kediamannya di tengah London sebagai tanda setia dan kasih sayang mereka kepadanya.
Para peminat itu, yang kebanyakannya wanita, meletakkan jambangan bunga tulip, ros, lili dan juga bunga-bunga lain di depan pintu pagar Istana Kensington di tengah London sebagai memperingati mendiang Diana, yang meninggal dunia dalam satu kemalangan kereta di Paris pada 1977, setahun selepas perceraiannya dengan Charles. - Agensi

7/04/05

Gadis Indonesia dan India Jadi Pilihan Pria Saudi

Senin, 04 April 2005 05:54 WIB
SANA'A--MIOL: Banyak gadis asal Indonesia dan India yang sedianya
bekerja sebagai tenaga kerja wanita (Nakerwan) di Kerajaan Arab Saudi
justeru berakhir "Bahagia" dengan dipersunting pria setempat sebagai
istri.

Bahkan jumlah pria negeri kaya minyak di kawasan Teluk yang
mempersunting Nakerwan asal kedua negara itu akhir-akhir ini semakin
meningkat, demikian hasil penelitian yang dipublikasikan Sabtu (2/4).

Hasil penelitian yang dilakukan Dr. Sulthan Al-Anqari, asisten
direktur Pusat Penelitian di Kementerian Dalam Nageri Saudi, seperti
dikutip harian Al-Bayan, Minggu (3/4) menunjukkan peningkatan angka
pria Saudi yang mempersunting gadis Asia, terutama dari Indonesia dan

India.

"Peningkatan cukup besar, terutama dari pria untuk katagori umur
antara 30-43 tahun menyusul katagori umur 25-29 tahun," kata laporan
tersebut. Dan hampir separuh dari angka tersebut merupakan pria yang
masih perjaka.

Menurut hasil penelitian tersebut, lebih dari 48 persen pria yang
mempersunting para gadis Asia asal Indonesia dan India itu adalah
perjaka. Namun angka yang sudah beristri pun juga tinggi, yakni
mencapai 41 persen.

Sedangkan pria yang telah bercerai atau ditinggal mati oleh sang istri
adalah sisanya atau sekitar 11 persen. Selain itu juga disebutkan
bahwa sekitar 30 persen dari total suami yang mempersunting gadis Asia
tersebut adalah buta huruf.

Karena itu, tidak aneh bila sebagian dari majikan saat minta seorang
pembantu rumah tangga kepada agen memberikan sejumlah persyaratan, di
antaranya wajah lumayan dan umur masih muda.

Hal tersebut, lanjut Al-Bayan, disebabkan karena sang majikan ingin
meningkatkan derajat sang pembantu di kemudian hari dari pembantu
menjadi pendamping hidup alias istri.

Nah kalau demikian halnya, bila ada Nakerwan yang merasa punya raut
muka lumayan dan umur masih muda baik gadis maupun janda, siap-siap
menerima lamaran dari majikan. Itupun kalau mau karena tidak ada

paksaan yang penting seagama seperti pesan Nabi Muhammad SAW.

(Ant/Ol-1)

----------------------------------------
Sumber: Media Indonesia Online

Copyright (c) 2005 Media Indonesia Online. All rights reserved

5/04/05

Wanita & Seks: Kelainan alat kelamin tidak jejaskan kesuburan

Bersama Dr Mohd Ismail Tambi

Soalan 1:
SAYA masih belajar di IPTA, berumur 22 tahun. Saya pernah belajar serba sedikit mengenai anatomi manusia. Masalah saya ialah mengenai alat kelamin (vagina).Apa yang saya perhatikan, salah satu labia minora saya agak besar berbanding yang sebelahnya seakan-akan daging terlebih. Tetapi saya tidak mengalami apa-apa masalah. Kitaran haid saya normal, tiada keputihan berlebihan atau apa-apa masalah kencing. Saya amat bimbang jika keganjilan ini mendatangkan rasa kurang selesa dalam hubungan suami isteri.Adakah ia patut dibuang (minor surgery) atau dibiar kerana ia tak mendatangkan masalah. Sejak kecil lagi labia minora saya agak besar sebelah (lebih kurang 1-2 cm), tetapi ia tidak membesar lagi sekarang.BAKAL PENGANTIN,chattingKuala Lumpur

Jawapan:
MUSTAHAK untuk mana-mana individu mengenali tubuh badannya untuk mengenalpasti keadaannya, sama ada dalam keadaan sempurna atau sebaliknya. Berkenaan anggota yang berpasangan, jarang kelihatan anggota yang berpasangan berkeadaan seimbang dan ini kelihatan sebagai perkara biasa dan bukan suatu kecacatan. Mengikut kajian individu yang mempunyai anggota yang berpasangan yang berkedudukan seimbang manusia itu diibaratkan sebagai berlian di lombong arang batu! iaitu manusia yang amat unik!Mana-mana individu boleh bandingkan anggota tubuh badan kiri dengan yang kanan dan mereka boleh dapati sekurang-kurangnya ada sedikit berbeza. Wanita itu boleh bandingkan payu dara kiri dengan yang kanan, akan nampak berbeza dari segi kedudukan payu dara, saiz, posisi puting dan bentuk.Sama juga jika anggota sulit, akan kelihatan berbeza antara bibir besar kiri dan kanan dan juga bibir kecil kiri dan kanan. Kerap kelihatan bibir kecil yang berbeza ketara, iaitu satu kecil dan warna lebih cerah dan yang lagi satu besar dan kurang cerah! Ini bukan masalah atau kecacatan. Ini suatu perbezaan struktur yang tidak memberi apa apa kesan kesihatan kepada wanita itu!Jika wanita yang mempunyai 'keganjilan' kepada bibir kecil itu telah bersuami, perkara ini tidak akan menjejaskan hubungan keintiman seksual dengan pasangan kerana ia tidak mengganggu hubungan kelamin atau mengganggu keseronokan wanita itu atau keseronokan pasangannya.Jangan risaukan perkara yang biasa itu kerana perasaan risau dan perasaan rendah diri boleh menimbulkan tekanan perasaan dan menjejaskan hubungan silaturrahim dengan pasangan. Anggaplah perubahan itu suatu keistimewaan yang Tuhan berikan kepadanya.

4/04/05

Kekawin kawin sang pangeran


Perayaan perkawinan seperti apa yang akan dilakukan pangeran Charles dan Camilla Parker-Bowles?

Yusuf Arifin
Produser BBC Siaran Bahasa Indonesia

Semakin biasa-biasa saja status sosial kita, sepertinya semakin gampang-gampang saja persoalan yang kita hadapi. Paling mendapatkan keabsahan KUA dan kalau ada sedikit rejeki kemudian syukuran kecil-kecilan. Kalau nggak ada rejeki ya sudah, ya nggak usah syukuran. Beres, cepat, tidak pusing-pusing.
Meningkat status sosial kita, tambah repotnya. Sehabis dinikahkan di KUA harus dipikir seperti apa pestanya, seberapa besarnya, dimana tempatnya, siapa yang diundang dan sekian macam tetek bengeknya.


Pangeran Charles dan Camilla Parker-Bowles sudah saling berhubungan sejak 30 tahun lalu

Semakin meningkat lagi status sosial kita, tambah lagi repotnya. Belum kawin sudah harus mikir dulu seimbang atau tidak besannya. Yang menikahkan juga harus yang tenar. Undangan harus teliti, agar jangan ada yang terlewati dan nanti tersinggung. Pesta bukan sekadar syukuran tetapi juga menjaga martabat.
Pokoknya peningkatan status sosial berbanding lurus dengan kerepotan mengurus perkawinan.
Nah bisa dibayangkan kalau yang mau kawin seorang pangeran seperti Pangeran Charles yang putra mahkota kerajaan Inggris Raya ini. Kalau meminjam istilah fisika, kerepotannya pastilah delta t mendekati tak terhingga alias tak terperi.
Terlebih lagi Charles ini nantinya bukan sekadar calon raja Inggris tetapi juga akan menjadi kepala negara Inggris dan pengayom gereja Anglikan.Ketika Charles kawin untuk pertama kalinya tahun 1981, kita tahu kisahnya bak dongeng hadir dalam kehidupan nyata dan rumitnya minta ampun.
Entah berapa puluh gadis di screening oleh pihak kerajaan untuk mendapatkan jodoh yang layak, yang bobot, bibit dan bebetnya, demikian kata orang Jawa, sebanding dengan sang putra mahkota.

Pangeran Charles dan Camilla Parker-Bowles sudah saling berhubungan sejak 30 tahun laluHarus cantik, setidaknya cukup punya intelejensi, kalau bisa masih punya darah biru, gadis baik-baik –konon harus perawan--, seagama, pendeknya harus perempuan sempurna.
Kemudian harus juga diperhitungkan apakah calon istri nantinya bisa diterima oleh publik Inggris dan sudah sesuai dengan undang-undang yang mengatur perkawinan para bangsawan Inggris.
Waktu itu ibu suri, ibu dari Ratu Elisabeth, atau nenek dari Charles membisikkan kepada Charles untuk memilih Lady Diana yang dianggap memenuhi persyaratan. Charles yang dikenal sangat dekat dengan neneknya patuh.
Maka kemudian diaturlah segalanya. Bagaimana mempertemukan mereka, bagaimana kencannya, bagaimana untuk pelan-pelan memperkenalkan mereka kepada publik Inggris.
Namun perkawinan itu tak langgeng, Charles dan Diana bercerai tahun 1996. Kini Charles ingin kawin lagi.
Charles tak muda lagi, ia kini berumur 53 tahun dan seorang duda dengan dua anak dewasa. Masihkah kerumitan status membebani dirinya? Tak perlu dipertanyakan lagi. Malah menjadi semakin rumit.
Calon istrinya, Camila Parker Bowles, seorang janda yang sebaya dengan dirinya. Itu saja sudah menimbulkan perdebatan tersendiri. Bagaimana nanti statusnya? Kalau Charles menjadi raja, tidak melanggar norma kerajaankah kalau ia nanti jadi ratu?
Melanggar peraturan perkawinan para bangsawankah Charles ini? Bukankah di tahun 1930an, Edward ke VIII akhirnya mundur sebagai raja setelah mengawini seorang janda Amerika asal Amerika, Wallis Simpson?
Sikap kerajaan sendiri tidak jelas. Mengatakan merestui tetapi ratu Elisabeth mengatakan tak akan menghadiri perkawinan sipil mereka, walau akan datang di pemberkatan perkawinan.
Statusnya sebagai calon pengayom gereja Anglikan juga membuat mereka harus memperperhitungkan sikap gereja terhadap perkawinan mereka ini. Pun sebagai calon kepala negara, Charles harus juga menimbang suara dari pemerintah yang berkuasa.
Masih lagi, walau jajak pendapat menunjukkan rakyat Inggris semakin tak peduli dengan kehidupan kerajaan, perkawinan itu juga perlu menimbang pendapat publik Inggris.
Karenanya saya katakan, status sosial itu berbanding lurus dengan kerepotan. Paling tidak untuk persoalan perkawinan. Setidaknya untuk Pangeran Charles di Inggris ini.

Norman Hakim - Mahu keluar kereta ciptaan sendiri

Oleh WANDA IDRIS

``SAYA mahu mencipta empayar perniagaan seiring dengan empayar keluarga.'' Itulah kata-kata Norman Hakim ketika ditemui pada majlis sambutan hari lahir anak sulungnya, Mohamed Danish Hakim di Wangsa Maju, Kuala Lumpur baru-baru ini.

Pada majlis itu, Norman Hakim turut melancarkan logo perniagaannya, MDH Trading & Services (MDHTS) yang mengambil tema warna merah dan hitam sebagai lambang keberanian dan keteguhan syarikat.

Bercerita tentang masa depan, sememangnya Norman Hakim, 29, bukan setakat seorang yang bercita-cita tinggi dalam kerjaya tetapi amat penyayang dan mengambil berat soal keluarga.

Kerana baginya, sebagai ketua keluarga, dia perlu sentiasa mencari peluang untuk memperteguhkan kedudukan ekonomi keluarga.

``Malah saya sengaja memilih tarikh yang sama dengan kelahiran Mohamed Danish untuk melancarkan logo perniagaan bagi meng-ambil berkat.

``Kerana bagi saya isteri dan anaklah yang membawa tuah dan rezeki,'' katanya yang bakal muncul dengan filem terbaru, Gila-Gila Pengantin Popular pada Ogos ini selain terus aktif dalam drama Gerak Khas.

Menurut Norman Hakim, wawasan tertinggi dalam perancangannya pada ketika ini ialah untuk mengeluarkan kereta ciptaan sendiri.

Cita-cita itu mungkin bunyinya agak keterlaluan namun kata aktor bertubuh tinggi lampai dan berkulit cerah itu, ia bukanlah sesuatu yang tidak boleh digapai.

Malah dia percaya melalui syarikat MDHTS, dia mampu merealisasikan cita-cita itu dengan usaha yang gigih.

``Tiada apa yang boleh dianggap mustahil andai cita-cita disertai usaha yang bersungguh-sungguh. Memang impian saya itu tinggi menggunung.

``Tapi apabila kita memasang cita-cita, kita perlu ada langkah. Justeru, ketika ini saya semakin berjinak-jinak dengan dunia perniagaan dan mempelajari selok belok dunia korporat,'' jelasnya.

Menurut Norman Hakim, buat masa ini, MDHTS yang ditubuhkan 24 Mac dua tahun lalu bersempena tarikh kelahiran anak sulungnya itu terlibat secara langsung dalam aktiviti seperti perdagangan, pengurusan hartanah, penyelenggaraan automotif dan pusat mencuci kenderaan.

Selain itu, penubuhan syarikat itu bertujuan untuk memantapkan lagi sistem pengurusan dan aktiviti kesenian yang melibatkan Norman Hakim dan isterinya, Abby Abadi.

Sebagai Pengarah Urusan, kata Norman banyak perancangan dilakukan untuk memantapkan lagi syarikat tersebut.

Ini termasuklah merancang untuk menceburi bidang penerbitan drama dan filem serta menubuhkan butik sendiri yang dijangka akan mula beroperasi tahun depan.

``Sebenarnya penubuhan syarikat ini merupakan salah satu platform untuk kami suami isteri melibatkan diri dalam dunia korporat selain bidang hiburan.

``Nampaknya sejak penubuhannya, saya semakin bersemangat untuk berjuang. Dalam bidang perniagaan, bukan semua peluang ada di depan mata.

``Oleh itu, adalah penting untuk kita mencipta peluang perniagaan. Lantaran itu, banyak perancangan MDHTS yang saya lakukan semuanya untuk jangka panjang dan untuk anak-anak.

``Satu peringkat, saya perlu pelbagaikan jenis perniagaan agar memudahkan anak-anak memilih perniagaan yang mereka ingini di masa akan datang,'' katanya.

Buat masa ini, selain menguruskan perjalanan seni pasangan suami isteri itu, MDHTS juga sedang menjalinkan kerjasama dua hala bersama Ally Services Sdn. Bhd., pengimport tunggal minyak pelincir berjenama Selenia Motor Oil.

MDHTS juga bekerjasama dengan EF Hedge Design yang terlibat dalam perunding acara dalam menjalankan aktiviti pemasaran dan promosi minyak pelincir itu ke seluruh negara.

Tambah Norman lagi, dia amat bertuah kerana Abby memberi sokongan yang padu kepada setiap perancangan perniagaan yang dilakukan.

``Abby selalu menasihati saya, buat apa yang saya nak buat. Jangan pedulikan apa orang nak cakap. Kerana katanya, setelah berusaha, kita hanya perlu serahkannya pada kuasa Tuhan,'' jelasnya.

Mencontohi Datuk Yusof Haslam yang dianggapnya sebagai mentor dalam bidang perniagaan, kata Norman Hakim lagi, dia berbangga apabila cita-cita untuk membuka perniagaan sebelum usia 30 tahun tercapai.

Menyentuh mengenai keluarganya pula, kata Norman Hakim, dia dan Abby akan menimang cahaya mata kedua pada pertengahan tahun ini.

Dia kemudiannya dalam nada teruja memberitahu, ``Kalau tengok kepada pembawakannya tu, macam anak perempuan. Mana taknya, kalau masa mengandung anak pertama dahulu, Abby agresif, tapi kali ini manjanya bukan main,'' sambil memandang Abby yang leka melayan Mohamed Danish.

Bagaimanapun kata Norman, Abby mungkin akan berehat buat sementara waktu daripada drama Gerak Khas apabila usia kandungannya meningkat tujuh bulan. [UM]